Kisah Para Mualaf Australia, Ada yang Dapat Hidayah setelah Datang ke Indonesia
Senin, 10 Juli 2023 - 19:09 WIB
Bertemu dengan suaminya yang Muslim kemudian juga mendorong keputusannya.
Dan sementara pernikahan sering menjadi pemicu, seperti yang terjadi pada dirinya sekitar 14 tahun yang lalu, Rouis mengatakan bahwa tidak wajib bagi umat Islam untuk menikah dengan umat Islam lainnya.
Baca juga: Kisah Robert John Pope, Wisudawan Asal Australia yang Pelajari Islam di UMM
Dia mengatakan ada banyak alasan untuk pindah agama. Misalnya, dia memperhatikan anak-anak muda yang belajar agama di sekolah menjadi tertarik tentang Islam.
Dia juga percaya banyak orang menemukan pelipur lara dalam stabilitas aturan ketat dan apa yang dia gambarkan sebagai jawaban yang praktis dan jelas untuk pertanyaan besar kehidupan.
"Dunia terus berubah, orang tidak dapat mengikuti tren. Tapi dalam Islam, seperti agama mereka, tidak pernah berubah. Itu hanya menawarkan stabilitas, semacam menghilangkan fokus kita dari materialisme."
Ms Rouis mengatakan ISRA menerima pertanyaan dari seluruh Australia, mayoritas dari kota-kota, namun dia melihat banyak pedesaan, kota kecil Australia juga mempelajari Islam.
"Saya merasa sangat tertarik ketika mendengar kisah seorang Muslim baru lainnya; [Saya berpikir sendiri] bagaimana Anda bisa sampai di sini? Apa perjalanan Anda?"
Dr Seleem mengatakan dia bangga dengan Masjid yang telah membantu menempatkan Muslim baru di komunitas mereka.
"Launceston telah menjadi pusat untuk menangani dan menerima banyak imigran, multikulturalisme, keragaman yang saya sukai dari Australia," katanya sebagaimana dikutip ABC.
Baca juga: Profil Jay Palfrey, Youtuber Mualaf Inggris yang Kagetkan Fansnya Ketika Jadi Mualaf
Dan sementara pernikahan sering menjadi pemicu, seperti yang terjadi pada dirinya sekitar 14 tahun yang lalu, Rouis mengatakan bahwa tidak wajib bagi umat Islam untuk menikah dengan umat Islam lainnya.
Baca juga: Kisah Robert John Pope, Wisudawan Asal Australia yang Pelajari Islam di UMM
Dia mengatakan ada banyak alasan untuk pindah agama. Misalnya, dia memperhatikan anak-anak muda yang belajar agama di sekolah menjadi tertarik tentang Islam.
Dia juga percaya banyak orang menemukan pelipur lara dalam stabilitas aturan ketat dan apa yang dia gambarkan sebagai jawaban yang praktis dan jelas untuk pertanyaan besar kehidupan.
"Dunia terus berubah, orang tidak dapat mengikuti tren. Tapi dalam Islam, seperti agama mereka, tidak pernah berubah. Itu hanya menawarkan stabilitas, semacam menghilangkan fokus kita dari materialisme."
Ms Rouis mengatakan ISRA menerima pertanyaan dari seluruh Australia, mayoritas dari kota-kota, namun dia melihat banyak pedesaan, kota kecil Australia juga mempelajari Islam.
"Saya merasa sangat tertarik ketika mendengar kisah seorang Muslim baru lainnya; [Saya berpikir sendiri] bagaimana Anda bisa sampai di sini? Apa perjalanan Anda?"
Dr Seleem mengatakan dia bangga dengan Masjid yang telah membantu menempatkan Muslim baru di komunitas mereka.
"Launceston telah menjadi pusat untuk menangani dan menerima banyak imigran, multikulturalisme, keragaman yang saya sukai dari Australia," katanya sebagaimana dikutip ABC.
Baca juga: Profil Jay Palfrey, Youtuber Mualaf Inggris yang Kagetkan Fansnya Ketika Jadi Mualaf
(mhy)
Lihat Juga :