8 Ulama Besar Arab Saudi Keturunan Indonesia

Jum'at, 28 Juli 2023 - 23:54 WIB


Syaikh Junaid Al-Betawi sangat terkenal di Arab Saudi sejak menjadi imam besar di Masjidil Haram pada Abad 18 akhir hingga awal Abad 19. Beliau juga pengajar Mazhab Syafi'i di Tanah Haram. Ulama kelahiran Pekojan (Jakarta) ini merupakan sosok ulama berpengaruh di Makkah.

Karena luasnya pengetahuan Syaikh Junaid, warga Makkah menggelarinya Syaikhul Masyayikh (guru dari segala guru para ulama Mazhab Syafi'i). Kepopuleran Syaikh Junaid Al-Betawi tidak hanya membuat harum nama Indonesia, nama Betawi pun ikut masyhur di Tanah Suci. Alwi Shahab, budayawan Betawi, menulis 1840 M sebagai tahun wafat Syaikh Junaid di usianya yang ke-100 tahun di Tanah Suci.

4. Syaikh Mahfudz at-Tarmasi (Wafat 1920 M)



Syaikh Mahfudz at-Tarmasi adalah seorang ulama Arab Saudi yang menjadi pengajar atau guru di Masjidil Haram Makkah, Arab Saudi. Beliau termasuk ulama Indonesia yang diizinkan mengajar di Masjidil Haram karena keluasan ilmu dan kealimannya.

Syaikh Mahfudz lahir pada 1258 H (1842 M) di Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten, Pacitan, Jawa Timur. Belia bernama lengkap Muhammad Mahfudz bin Abdullah bin Abdul Manan bin Dipomenggolo at Tarmasi al-Jawi atau kerap disapa dengan Syaikh Mahfudz at-Tarmasi. Beliau adalah ulama 'alim 'allamah, pengarang kitab terpopuler di kalangan pesantren di Indonesia yaitu I'anathut Thalibin syarah kitab Fathul Mu'in yang selesai ditulis bulan Syawal 1300 H.

5. Syaikh Nawawi Al-Bantani (Wafat 1897 M)



Sosok ulama berikutnya adalah Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar Al-Bantani. Beberapa julukan kehormatan dari Saudi Arabia, Mesir dan Suriah kepada beliau di antaranya Sayyidu 'Ulama al-Hijaz (pemuka ulama Hijaz), Al-Mufti (pemberi fatwa), dan Al-Faqih (pakar ilmu fikih).

Syaikh Nawawi A-Bantani pernah menjadi imam besar di Masjidil Haram Makkah. Darah ulama diturunkan dari ayahnya yaitu Umar Syaikh Arabi. Ulama kelahiran Tahun 1230 H (1815 M) di Kampung Tanara, Kabupaten Serang Banten ini sangat produktif menulis kitab. Beliau memperdalam ilmu agama di Makkah selama kurang lebih 30 tahun. Ada sekitar 115 kitab ditulisnya meliputi ilmu fikih, tauhid, tafsir, tasawuf dan hadis. Syaikh Nawawi Al-Bantani wafat di Makkah pada 1897 M.

6. Syaikh Abdul Hamid Khatib (Wafat 1961 M)

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!