Inilah Penampilan Terbaik Muslimah Saat Salat Ied

Rabu, 29 Juli 2020 - 20:43 WIB
Saat akan melaksanakan Salat Ied, muslimah dianjurkan memakai pakaian terbaik dan berhias diri, namun tanpa tabarruj dan memakai wangi-wangian. Foto ilustrasi/ist
Dalam salat, seorang muslimah dianjurkan lebih mempercantik diri dengan hiasan (pakaian yang pantas-red), terutama dalam salat Jumat, salat jamaah dan salat Ied . Anjuran berpenampilan sempurna untuk salat ini, karena merupakan hak Allah Ta'ala.

Alah Ta'ala berfirman :

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS Al-Araf 31)

Pakaian yang menghias diri itu minimal menutupi aurat . Seseorang tidak diperkenankan melaksanaan salat atau thawaf di Baitullah dalam keadaan telanjang, meskipun dia salat sendirian di ruangan yang gelap. Bagi muslimah, tidak diperkenankan salat tanpa memakai kerudung sekalipun dia salat sendirian di rumahnya, beda halnya jika dia berada di luar salat.

Menjelang perayaan Idul Adha, kaum muslimin juga disunnahkan melaksanakan salat Ied. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun mengajurkan baik muslim maupun muslimah sebelum melaksanakan salat Idul Adha ini, dengan mandi terlebih dahulu, berdandan dan berhias diri dengan berpakaian yang terbaik.(Baca juga : Adab dan Amalan Sunnah bagi Perempuan pada Hari Raya Idul Adha )

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu‘anhu, ia berkata,

‘Umar mengambil sebuah jubah dari sutra. Dia membelinya di pasar. Kemudian dia memberinya untuk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam; beliau katakan, ‘Wahai Rasulullah, aku membeli jubah ini supaya engkau bisa ber- tajammul (mengenakannya untuk tujuan tampil bagus/tampan) ketika hari raya dan ketika menyambut tamu.’ Lantas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ini adalah baju untuk orang yang tidak punya bagian (di surga).” (HR. Bukhari)

Selain itu, Nabi pun memakai minyak wangi yang paling harum. Inti dari anjuran tersebut adalah supaya saat salat Ied nanti umat dapat memperbaiki penampilannya.

Namun demikian, apakah ketentuan yang sama berlaku untuk perempuan muslimah? Beberapa sumber rujukan memang tidak menegaskan adanya perbedaan antara lelaki dan perempuan dalam hal berpenampilan terbaik ini, akan tetapi Syekh Muhammad bin Salih Utsaimin mengingatkan agar kaum muslimah tetap memerhatikan adab ketika keluar rumah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!