Aksi Sosial Iduladha, PB PMII Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban
Jum'at, 29 Mei 2026 - 07:58 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) membagikan 1.000 paket daging kurban kepada masyarakat pada perayaan Iduladha tahun ini.
Bantuan tersebut didistribusikan kepada warga sekitar, pengemudi ojek online (ojol), dan berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu hewan kurban yang dipotong dan dibagikan dalam acara tersebut adalah sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Warga juga menyambut gembira adanya bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat.
"Dari kemarin cari yang membagikan daging sapi, terus dapat info kalau di sini ada pembagian kurban sapi presiden. Alhamdulillah, akhirnya kebagian juga," ujar Ikhsan, salah satu pengemudi ojol.
Ketua Umum PB PMII Mohammad Shofiyullah Cokro menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden RI dalam kegiatan sosial tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi kurbannya. Amanah ini sangat berarti dan sangat membantu kami dalam memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Shofiyullah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Nilai Dasar Pergerakan (NDP) yang menjadi landasan organisasi.
"PMII harus mampu menghadirkan gerakan yang tidak hanya aktif dalam ruang intelektual, tetapi juga dekat dengan kehidupan masyarakat. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu cara merawat hubungan emosional antara kader dan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Agama PB PMII Syamsuddin menegaskan, ibadah kurban memiliki makna spiritual sekaligus sosial yang kuat. Menurutnya, Islam tidak hanya mengajarkan hubungan dengan Tuhan, tetapi juga pentingnya kemanusiaan antar-sesama.
"Nilai keislaman yang kita pelajari harus tercermin dalam perilaku sosial. Ketika masyarakat merasakan manfaat kehadiran PMII, di situlah nilai pengabdian benar-benar hidup,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PB PMII berharap semangat Iduladha dapat memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. Organisasi mahasiswa diharapkan terus hadir dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.
Bantuan tersebut didistribusikan kepada warga sekitar, pengemudi ojek online (ojol), dan berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu hewan kurban yang dipotong dan dibagikan dalam acara tersebut adalah sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto.
Warga juga menyambut gembira adanya bantuan hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat.
"Dari kemarin cari yang membagikan daging sapi, terus dapat info kalau di sini ada pembagian kurban sapi presiden. Alhamdulillah, akhirnya kebagian juga," ujar Ikhsan, salah satu pengemudi ojol.
Ketua Umum PB PMII Mohammad Shofiyullah Cokro menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden RI dalam kegiatan sosial tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi kurbannya. Amanah ini sangat berarti dan sangat membantu kami dalam memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap Shofiyullah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Nilai Dasar Pergerakan (NDP) yang menjadi landasan organisasi.
"PMII harus mampu menghadirkan gerakan yang tidak hanya aktif dalam ruang intelektual, tetapi juga dekat dengan kehidupan masyarakat. Kegiatan sosial ini menjadi salah satu cara merawat hubungan emosional antara kader dan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Agama PB PMII Syamsuddin menegaskan, ibadah kurban memiliki makna spiritual sekaligus sosial yang kuat. Menurutnya, Islam tidak hanya mengajarkan hubungan dengan Tuhan, tetapi juga pentingnya kemanusiaan antar-sesama.
"Nilai keislaman yang kita pelajari harus tercermin dalam perilaku sosial. Ketika masyarakat merasakan manfaat kehadiran PMII, di situlah nilai pengabdian benar-benar hidup,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PB PMII berharap semangat Iduladha dapat memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. Organisasi mahasiswa diharapkan terus hadir dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi rakyat.
(unt)
Lihat Juga :