Tadabur Al-Qur'an Surat Al-Kautsar Ayat 1, Ini Penjelasannya

Selasa, 22 Agustus 2023 - 17:21 WIB
Sunnatullah yang berlaku di antara hamba-hamba Allah bahwa mereka yang cepat menerima panggilan para Rasul adalah orang-orang biasa atau orang lemah karena mereka tidak takut kehilangan pangkat atau kedudukan, karena tidak mempunyai keduanya. Dari itu pertentangan terus-menerus terjadi antara yang merasa terpandang dengan para Rasul, tetapi Allah senantiasa membantu para rasul-Nya dan menunjang dakwah mereka.

Begitulah sikap penduduk Makkah terhadap dakwah Nabi Muhammad ﷺ. Pembesar-pembesar dan orang-orang yang berkedudukan tidak mau mengikuti Nabi karena benci kepada beliau dan terhadap orang-orang biasa yang menjadi pengikut beliau.

2. Orang-orang Makkah bila melihat anak-anak Nabi Muhammad meninggal dunia, mereka berkata, "Sebutan Muhammad akan lenyap dan ia akan mati punah." Mereka mengira bahwa kematian itu suatu kekurangan lalu mereka mengejek Nabi dan berusaha menjauhkan manusia dari beliau.

3. Orang-orang Makkah bila melihat suatu musibah atau kesulitan yang menimpa pengikut-pengikut Nabi, bergembira dan bersenang hati. Mereka menunggu kehancuran para pengikut Nabi, sehingga kedudukan mereka semula yang telah diguncangkan oleh agama baru itu kembali mereka peroleh.

Pada surat ini, Allah menyampaikan kepada Rasul-Nya, bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan orang-orang musyrik itu adalah prasangka yang tidak ada artinya sama sekali. Kelak mereka akan mengetahui bahwa perjuangan Nabi ﷺ pasti menang dan pengikut-pengikut beliau pasti bertambah banyak.

Al-Kautsar diartikan sebagai sungai di surga yang dianugerahkan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ada pula yang berpendapat bahwa Al-Kautsar bermakna kebaikan yang melimpah.

Baca Juga: Memahami Makna Al-Kautsar dalam Surat Al-Kautsar
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!