Yuk, Mengenal Berbagai Keutamaan dalam Surat At-Taubah

Rabu, 23 Agustus 2023 - 16:01 WIB
Artinya: “Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai.

Melalui ayat tersebut, dapat dipahami bahwa Allah SWT dapat mengalahkan orang-orang kafir yang ingin menyingkirkan agama Islam dengan mulutnya. Dengan sifatnya yang Digdaya, Allah SWT bisa tetap mempertahankan Islam meski tidak disukai orang kafir.

3. Mendatangkan Manfaat bagi Pengamalnya (Ayat 128 dan 129)

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ (128) فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ


Artinya: "Sesungguhnya telah datang kepada kalian seorang Rasul dari kaum kalian sendiri, berat terasa olehnya penderitaan kalian, sangat menginginkan (keamanan dan keselamatan) bagi kalian, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan) maka katakanlah 'Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arasy yang agung." (QS At-Taubah ayat 128-129)

Fadhilah dua ayat terakhir At-Taubah tersebut adalah mendatangkan manfaat bagi pengamalnya. Antara lain seperti menangkal sihir dan guna-guna dari orang jahat.

Selain itu, ada juga yang menyebut bisa memudahkan segala hajat serta doa agar nantinya meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Baca juga: Asbabun Nuzul Surat At Taubah Ayat 61

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!