5 Keistimewaan Rabiul Awal yang Cukup Populer, Nomor 1 Selalu Dirayakan Umat Islam
Minggu, 17 September 2023 - 05:10 WIB
Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriyah setelah Shafar dan dikenal sebagai bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Foto/ist
Keistimewaan Rabiul Awal (رَبِيْعُ الأَوَّلِ) sebagai bulan Maulid Nabi perlu diketahui kaum muslim. Rabiul Awal menjadi istimewa karena banyak peristiwa bersejarah terjadi pada bulan tersebut.
Hari ini kita memasuki 1 Rabiul Awal 1445 H bertepatan Ahad, 17 September 2023. Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriyah setelah Shafar. Bulan ini dikenal sebagai bulan kelahiran sosok manusia terpilih, Nabi Muhammad ﷺ yang setiap tahun dirayakan umat Islam di berbagai negara.
Baca Juga: Biografi Nabi Muhammad SAW dari Lahir hingga Wafat Lengkap Silsilahnya
Beberapa peristiwa besar di bulan Rabiul Awal menjelang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ diketengahkan dalam riwayat Ath-Thabari dan Al-Baihaqi. Di antaranya:
1. Robohnya 14 balkon istana Kisra Persia. Kejadian ini membuat kaget Raja (Kisra) Persia Anushirwan.
2. Padamnya api yang ribuan tahun disembah kaum Majusi di Persia.
3. Robohnya gereja-gereja di sekitar Danau Sawa (wilayah Irak) setelah airnya menyusut.
Keistimewaan Rabiul Awal
Ada lima keistimewaan bulan Rabiul Awal yang cukup populer. Rabiul Awal dimaknai sebagai bulan musim semi pertama. Bagi umat Islam, bulan ini dikenal sebagai bulan kegembiraan dan suka cita karena kelahiran Nabi besar Muhammad ﷺ. Berikut keistimewaannya:
1. Bulan Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ
Keutamaan Rabiul Awal yang pertama adalah bulan kegembiraan bagi umat Islam karena kelahiran manusia mulia Nabi Muhammad ﷺ. Beliau dilahirkan pada Hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau 571 Masehi, ada yang menyebut Tahun 570 Masehi. Pancaran cahaya yang keluar dari langit Makkah di malam yang tenang menjadi saksi lahirnya sosok Nabi penutup zaman tersebut.
2. Bulan Hijrahnya Nabi Muhammad ﷺ dari Makkah ke Yatsrib
Keutamaan berikutnya adalah bulan Hijrahnya Rasulullah ke Madinah, dulu bernama Yatsrib. Nabi Muhammad ﷺ memasuki Kota Madinah tepatnya pada Senin 22 Rabiul Awal (622 M). Beliau mulai berhijrah meninggalkan Gua Tsur pada malam Senin 1 Rabiul Awal dan sampai di Quba pada 8 Rabiul Awal lalu berdiam di sana selama empat hari. Nabi selanjutnya memasuki Madinah pada hari Jumat tanggal 12 Rabiul Awal.
Hari ini kita memasuki 1 Rabiul Awal 1445 H bertepatan Ahad, 17 September 2023. Rabiul Awal merupakan bulan ketiga dalam kalender Hijriyah setelah Shafar. Bulan ini dikenal sebagai bulan kelahiran sosok manusia terpilih, Nabi Muhammad ﷺ yang setiap tahun dirayakan umat Islam di berbagai negara.
Baca Juga: Biografi Nabi Muhammad SAW dari Lahir hingga Wafat Lengkap Silsilahnya
Beberapa peristiwa besar di bulan Rabiul Awal menjelang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ diketengahkan dalam riwayat Ath-Thabari dan Al-Baihaqi. Di antaranya:
1. Robohnya 14 balkon istana Kisra Persia. Kejadian ini membuat kaget Raja (Kisra) Persia Anushirwan.
2. Padamnya api yang ribuan tahun disembah kaum Majusi di Persia.
3. Robohnya gereja-gereja di sekitar Danau Sawa (wilayah Irak) setelah airnya menyusut.
Keistimewaan Rabiul Awal
Ada lima keistimewaan bulan Rabiul Awal yang cukup populer. Rabiul Awal dimaknai sebagai bulan musim semi pertama. Bagi umat Islam, bulan ini dikenal sebagai bulan kegembiraan dan suka cita karena kelahiran Nabi besar Muhammad ﷺ. Berikut keistimewaannya:
1. Bulan Kelahiran Nabi Muhammad ﷺ
Keutamaan Rabiul Awal yang pertama adalah bulan kegembiraan bagi umat Islam karena kelahiran manusia mulia Nabi Muhammad ﷺ. Beliau dilahirkan pada Hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah atau 571 Masehi, ada yang menyebut Tahun 570 Masehi. Pancaran cahaya yang keluar dari langit Makkah di malam yang tenang menjadi saksi lahirnya sosok Nabi penutup zaman tersebut.
2. Bulan Hijrahnya Nabi Muhammad ﷺ dari Makkah ke Yatsrib
Keutamaan berikutnya adalah bulan Hijrahnya Rasulullah ke Madinah, dulu bernama Yatsrib. Nabi Muhammad ﷺ memasuki Kota Madinah tepatnya pada Senin 22 Rabiul Awal (622 M). Beliau mulai berhijrah meninggalkan Gua Tsur pada malam Senin 1 Rabiul Awal dan sampai di Quba pada 8 Rabiul Awal lalu berdiam di sana selama empat hari. Nabi selanjutnya memasuki Madinah pada hari Jumat tanggal 12 Rabiul Awal.
Lihat Juga :