Hamas Bukan Teroris! Ini 7 Fakta Perjuangan Mereka Melawan Penjajahan Israel
Selasa, 24 Oktober 2023 - 14:51 WIB
5. Dituduh Teroris oleh Zionis Israel dan AS
Zionis Israel dan AS memasukkan Hamas dalam daftar organisasi teroris. Lalu sebagian penguasa negara Arab pun ikut-ikutan demikian seperti Mesir, UEA, dan Arab Saudi. Sementara Turki, Qatar, dan Iran mendukung gerakan Hamas.
6. Hamas Bukan Syiah
Hamas sering dituduh Syiah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya karena banyak dibantu Iran dalam teknologi persenjataan. Rata-rata negeri Arab yang Sunni juga bekerja sama dengan Iran, dan tidak ada yang menyebut negara-negara tersebut adalah negara Syiah. Selain itu, yang membantu Hamas juga berasal dari para dermawan negara-negara Islam lainnya. Tuduhan Syiah ini adalah propaganda dari agen-agen Zionis untuk menjauhkan Hamas dari ibu kandungnya, Ahlus Sunnah wal Jamaah. Sayangnya propanda ini juga ikut disebarkan sebagian aktivis, bahkan dengan fitnah yang lebih parah dengan membuat video dan tulisan di medsos.
7. Perjuangan Hamas Didukung Mayoritas Warga Palestina
Perjuangan Hamas didukung mayoritas warga Palestina, karena posisinya yang jelas dan tegas terhadap penjajah Israel. Sehingga Tahun 2006, Hamas menang mutlak dalam Pemilu lebih dari 60%. Blokade yang dialami Gaza selama bertahun-tahun, tidak membuatnya lemahm justru semakin membuatnya kuat. Kemajuan kemampuan tempurnya membuat Israel tidak percaya diri head to head perang darat. Dunia Islam hari ini, baik ulama, aktivis, awam dan cendekiawan, mendukung perjuangan Hamas melawan dan mengusir Zionis Israel dari Palestina.
Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَعَدُوِّهِمْ قَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلَّا مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لَأْوَاءَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَكْنَافِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ
Artinya: "Akan ada sekelompok ummatku yang senantiasa berada diatas kebenaran, mereka menang dan mengalahkan musuh mereka, orang yang menentang mereka tidaklah membahayakan mereka kecuali cobaan yang menimpa mereka hingga urusan Allah tiba dan mereka tetap seperti itu.” Mereka bertanya; Wahai Rasulullah! Dimana mereka? Rasulullah ﷺ bersabda: "Di Baitul Maqdis dan di sekitar Baitul Maqdis." (HR Ahmad 22320. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan: Shahih. Ta'liq Musnad Ahmad)
Baca Juga: Mengenal Hamas dan Sejarah Berdirinya, Organisasi Politik dan Militer Palestina
Zionis Israel dan AS memasukkan Hamas dalam daftar organisasi teroris. Lalu sebagian penguasa negara Arab pun ikut-ikutan demikian seperti Mesir, UEA, dan Arab Saudi. Sementara Turki, Qatar, dan Iran mendukung gerakan Hamas.
6. Hamas Bukan Syiah
Hamas sering dituduh Syiah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya karena banyak dibantu Iran dalam teknologi persenjataan. Rata-rata negeri Arab yang Sunni juga bekerja sama dengan Iran, dan tidak ada yang menyebut negara-negara tersebut adalah negara Syiah. Selain itu, yang membantu Hamas juga berasal dari para dermawan negara-negara Islam lainnya. Tuduhan Syiah ini adalah propaganda dari agen-agen Zionis untuk menjauhkan Hamas dari ibu kandungnya, Ahlus Sunnah wal Jamaah. Sayangnya propanda ini juga ikut disebarkan sebagian aktivis, bahkan dengan fitnah yang lebih parah dengan membuat video dan tulisan di medsos.
7. Perjuangan Hamas Didukung Mayoritas Warga Palestina
Perjuangan Hamas didukung mayoritas warga Palestina, karena posisinya yang jelas dan tegas terhadap penjajah Israel. Sehingga Tahun 2006, Hamas menang mutlak dalam Pemilu lebih dari 60%. Blokade yang dialami Gaza selama bertahun-tahun, tidak membuatnya lemahm justru semakin membuatnya kuat. Kemajuan kemampuan tempurnya membuat Israel tidak percaya diri head to head perang darat. Dunia Islam hari ini, baik ulama, aktivis, awam dan cendekiawan, mendukung perjuangan Hamas melawan dan mengusir Zionis Israel dari Palestina.
Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَعَدُوِّهِمْ قَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ إِلَّا مَا أَصَابَهُمْ مِنْ لَأْوَاءَ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيْنَ هُمْ قَالَ بِبَيْتِ الْمَقْدِسِ وَأَكْنَافِ بَيْتِ الْمَقْدِسِ
Artinya: "Akan ada sekelompok ummatku yang senantiasa berada diatas kebenaran, mereka menang dan mengalahkan musuh mereka, orang yang menentang mereka tidaklah membahayakan mereka kecuali cobaan yang menimpa mereka hingga urusan Allah tiba dan mereka tetap seperti itu.” Mereka bertanya; Wahai Rasulullah! Dimana mereka? Rasulullah ﷺ bersabda: "Di Baitul Maqdis dan di sekitar Baitul Maqdis." (HR Ahmad 22320. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan: Shahih. Ta'liq Musnad Ahmad)
Baca Juga: Mengenal Hamas dan Sejarah Berdirinya, Organisasi Politik dan Militer Palestina
(rhs)
Lihat Juga :