5 Cara Licik Zionis Israel untuk Kuasai Tanah Palestina

Rabu, 01 November 2023 - 16:41 WIB
Zionis Israel mulai menguasai tanah Palestina dengan membeli tanah orang Arab-Palestina secara besar-besaran. Tujuannya untuk membangun pemukiman Yahudi. Dana untuk pembelian tanah dari orang Arab-Palestina cukup besar, tetapi ternyata animo orang Yahudi untuk bermigrasi ke Palestina sangat rendah..

2. Melakukan Teror Gelap Terhadap Orang Yahudi

Untuk memaksa orang Yahudi bermigrasi ke Palestina, kaum Zionis terpaksa melakukan tindakan kedua, yaitu melakukan teror gelap terhadap orang-orang Yahudi sendiri di Eropa, untuk memaksa mereka mau ber-eksodus ke Palestina.

3. Melakukan Embargo Terhadap Pemukiman Arab-Palestina

Upaya ketiga, kaum Zionis melakukan embargo terhadap pemukiman Arab-Palestina dengan menutup jalur suplai kebutuhan sehari-hari. Kadangkala dengan cara-cara intimidasi, sehingga mereka jatuh miskin dan terpaksa atau dipaksa menjual tanah atau berpindah tempat meninggalkan kampung

halaman mereka.

4. Melakukan Teror dan Pembunuhan Terhadap Orang Arab-Palestina

Selain itu, gerombolan-gerombolan teroris Zionis seperti Haganah, Stern Gang, Bachnach, Irgun Levi L'ummi, dan sebagainya, melakukan teror dan pembunuhan gelap terhadap orang Arab-Palestina untuk memaksa mereka meninggalkan tanah dan tempat tinggalnya. Tindakan itu dilakukan sejak tahun 1920 sampai sekarang.

5. Membangun Kepemimpinan Orang Yahudi di Palestina

Yang terakhir, Zionis melakukan cara dengan membangun kepemimpinan orang Yahudi di Palestina di bidang ekonomi dan politik. Tahun 1918, Palestina jatuh. Jendral Allenby merebut Palestina dari Khilafah Turki Utsmani. Setahun kemudian, secara resmi mandat atas Palestina diberikan kepada Inggris oleh PBB. Pada tahun 1947, PBB dengan sewenang-wenang membagi dua wilayah Palestina. 1948 menjadi tahun bersejarah bagi Yahudi karena merupakan tahun deklarasi pembentukan Israel. Tepat hari berakhirnya mandat dan penarikan pasukan Inggris dari Palestina dideklarasikan pendirian Negara Israel, 14 Mei 1948.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!