Kisah Howight Cendekiawan Kristen yang Dimanfaatkan untuk Kepentingan Yahudi
Kamis, 09 November 2023 - 20:25 WIB
dan kekejaman.
Peran Howight bukan hanya meletakkan prinsip dasar dalam Konspirasi Internasional itu, melainkan juga menyusun kembali organisasi Freemasonry. la diberi kepercayaan untuk mengepalai organisasi rahasia tersebut, dan melaksanakan rencana yang telah disusun dengan nama samaran Perkumpulan Cendekiawan Zion, yang oleh para tokoh Yahudi juga disebut sebagai Perkumpulan Nurani Yahudi.
Sebutan ini lebih tepat jika dinisbatkan kepada asal kata 'An-Naar' yang berarti 'api', dari pada kepada kata 'An-Nuur' yang berarti 'cahaya'. "Sebab, cendekiawan yang dimaksud adalah anak-anak setan yang bertubuh manusia. Sedang setan itu menurut Al-Qur'an diciptakan dari api," jelas Willian G. Carr.
Baca juga: Mayoritas Yahudi yang Menjajah Palestina adalah Keturunan Yahudi Khazar
Willian G. Carr menlanjutkan Howight dalam gerakannya yang dipimpinnya menggunakan tipu daya licik, agar hakikat busuk dari rencana kegiatan tetap merupakan rahasia.
Organisasi bertujuan menciptakan satu pemerintahan dunia, yang tersendiri dari tokoh-tokoh yang memiliki tingkat intelejensia tinggi. Dengan perkumpulan inilah Howight mampu merekrut sejumlah lebih dari 2000 tokoh kaliber dunia. Latar belakangan mereka berbeda untuk menjadi anggota kelompok Nurani, mulai dari ilmuwan, psikolog, ahli ekonomi, politisi, pengusaha dan guru-guru besar berbagai Universitas terkemuka.
Tidak lama kemudian, Howight berhasil mendirikan Freemasonry Induk yang biasa disebut The Grand Eastern Lodge, yang dijadikan sebagai pusat dan panutan bagi lain-lain perkumpulan Freemasonry yang tersebar di kota-kota besar dunia.
Weiz Howight belum merasa puas dengan prestasi yang telah diraih. la melangkah lebih jauh dan membuka hubungan dengan berbagai kalangan tinggi kaum Yahudi untuk meletakkan rencana yang lebih matang, dan sekaligus pelaksanaannya.
"Di sini kita bisa mengukur, sejauh mana rencana gila yang diletakkan oleh anak-anak setan sebagai perangkap terhadap kaum Gentiles. Ini kita ketahui dari dokumen rahasia mereka yang pernah bocor, sehingga rencana rahasia yang telah mereka susun rapi bisa terungkap," ujar Willian G. Carr.
Baca juga: Israel Hidup dari Belas Kasihan dan Balas Budi: Segera Gulung Tikar dalam Waktu Singkat
Peran Howight bukan hanya meletakkan prinsip dasar dalam Konspirasi Internasional itu, melainkan juga menyusun kembali organisasi Freemasonry. la diberi kepercayaan untuk mengepalai organisasi rahasia tersebut, dan melaksanakan rencana yang telah disusun dengan nama samaran Perkumpulan Cendekiawan Zion, yang oleh para tokoh Yahudi juga disebut sebagai Perkumpulan Nurani Yahudi.
Sebutan ini lebih tepat jika dinisbatkan kepada asal kata 'An-Naar' yang berarti 'api', dari pada kepada kata 'An-Nuur' yang berarti 'cahaya'. "Sebab, cendekiawan yang dimaksud adalah anak-anak setan yang bertubuh manusia. Sedang setan itu menurut Al-Qur'an diciptakan dari api," jelas Willian G. Carr.
Baca juga: Mayoritas Yahudi yang Menjajah Palestina adalah Keturunan Yahudi Khazar
Willian G. Carr menlanjutkan Howight dalam gerakannya yang dipimpinnya menggunakan tipu daya licik, agar hakikat busuk dari rencana kegiatan tetap merupakan rahasia.
Organisasi bertujuan menciptakan satu pemerintahan dunia, yang tersendiri dari tokoh-tokoh yang memiliki tingkat intelejensia tinggi. Dengan perkumpulan inilah Howight mampu merekrut sejumlah lebih dari 2000 tokoh kaliber dunia. Latar belakangan mereka berbeda untuk menjadi anggota kelompok Nurani, mulai dari ilmuwan, psikolog, ahli ekonomi, politisi, pengusaha dan guru-guru besar berbagai Universitas terkemuka.
Tidak lama kemudian, Howight berhasil mendirikan Freemasonry Induk yang biasa disebut The Grand Eastern Lodge, yang dijadikan sebagai pusat dan panutan bagi lain-lain perkumpulan Freemasonry yang tersebar di kota-kota besar dunia.
Weiz Howight belum merasa puas dengan prestasi yang telah diraih. la melangkah lebih jauh dan membuka hubungan dengan berbagai kalangan tinggi kaum Yahudi untuk meletakkan rencana yang lebih matang, dan sekaligus pelaksanaannya.
"Di sini kita bisa mengukur, sejauh mana rencana gila yang diletakkan oleh anak-anak setan sebagai perangkap terhadap kaum Gentiles. Ini kita ketahui dari dokumen rahasia mereka yang pernah bocor, sehingga rencana rahasia yang telah mereka susun rapi bisa terungkap," ujar Willian G. Carr.
Baca juga: Israel Hidup dari Belas Kasihan dan Balas Budi: Segera Gulung Tikar dalam Waktu Singkat
(mhy)
Lihat Juga :