Operasi Badai Al-Aqsa Menyingkap Mana Mukmin dan Munafikin

Senin, 13 November 2023 - 21:32 WIB
وهذا أَيْضًا مِنْ صِفَاتِ الْمُنَافِقِينَ لَا يَسْلَمُ أَحَدٌ من عيبهم ولمزهم في جيمع الأحوال وإن جَاءَ أَحَدٌ مِنْهُمْ بِمَالٍ جَزِيلٍ قَالُوا؛ هَذَا مِرَاءٌ، وَإِنْ جَاءَ بِشَيْءٍ يَسِيرٍ قَالُوا: إِنَّ الله لغني عن صدقة هذا

"Ini (mencela orang beriman) termasuk sifat orang-orang munafik, tidak seorang pun selamat dari celaan mereka di semua keadaan. Jika datang orang beriman sedekah dengan harta yang banyak mereka mengatakan: "Ini riya". Jika orang beriman bersedekah dengan harta yang sedikit mereka mengatakan: "Allah Maha Kaya dari sedekah yang begini." (Syaikh Ali Ash Shabuni, Mukhtashar Tafsir Ibnu Katsir, 2/158)

Orang-orang munafik hari ini pun tidak beda. Saat Mujahidin Palestina berjuang dengan batu, mereka mengkritik; "Ini perlawanan yang konyol, tidak boleh". Saat Mujahidin mampu membuat roket, mereka mengkritik "Belum seberapa dibanding Israel". Ketika Mujahidin Palestina membuat roket-roket canggih dan jarak jauh yang menghancurkan markas-markas Israel, mereka masih juga mengkritik: "Israel ngamuk gara-gara kalian!"

"Kita bersyukur kepada Allah Ta'ala, perlahan-lahan kemunafikan itu terbuka lebar. Meski mereka membungkus dirinya dengan label keislaman, tetapi mereka tak mampu menyembunyikan kekufuran mereka," kata Ustaz Farid.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Jangan Asal Bicara Tentang Palestina, Ini Pesan Syaikh Ahmad Al-Misry
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!