Kisah Lenin dan Trotsky Memimpin Gerakan Sabotase Internasional yang Dibiayai Yahudi
Kamis, 16 November 2023 - 15:13 WIB
Vladimir Lenin dan Leon Trotsky. Foto: wikipedia
Tatkala Mazzini meninggal dunia pada tahun 1872, Jenderal Pyke naik menggantikan sebagai pimpinan gerakan, bersama dengan tokoh Italia lainnya bernama Adriano Lemi. Keduanya merupakan penerus Mazzini dalam gerakan sabotase internasional. Selanjutnya, setelah Lemi dan Jenderal Pyke meninggal dunia, kepemimpinan gerakan sabotase internasional diteruskan oleh dua orang Yahudi lainnya, yaitu Vladimir Lenin dan Leon Trotsky.
"Gerakan ini dibiayai oleh para pemilik modal Yahudi dan lembaga-lembaga keuangan raksasa di Inggris , Perancis , Jerman dan Amerika ," tulis Willian G. Carr dalam bukunya berjudul “Yahudi Menggenggam Dunia” (Pustaka Kautsar, 1993).
Menurut Willian G. Carr, hal ini bukan merupakan sesuatu yang mengherankan, karena pemilik modal Yahudi telah diibaratkan oleh kitab-kitab suci sebagai saudara setan dan para pembelanya, dan mereka banyak diberi predikat itu.
"Para pemimpin mereka telah berusaha meyakinkan manusia, bahwa komunisme adalah sebuah gerakan progresif yang berdiri di atas tanggung jawab golongan proletar, dan bertujuan menghancurkan sistem kapitalisme dan kaum borjuis," lanjutnya.
Baca juga: Zionis Internasional Memprakarsai Perang Dunia III, Islam Jadi Target!
Padahal, kata Willian G. Carr, hakikat komunisme sangat jauh berbeda dari apa yang digambarkan oleh para tokoh dan pendukungnya. Willian G. Carr lalu mengetengahkan hakikat komunisme berdasarkan dokumen asli yang diungkap oleh agen-agen rahasia Amerika dan Inggris.
Dijelaskan, bahwa golongan pemilik modal Yahudi Internasional telah membiayai dan masih memberi dukungan finansial kepada gerakan kuasi-Revolusi internasional itu, sebagaimana mereka telah membiayai Lenin dan
Trotsky. "
Mereka juga membiayai tokoh-tokoh sebelumnya, yaitu Jenderal Pyke, Mazzini, Karl Marx dan Engels," katanya.
Mereka juga membiayai berbagai gerakan sabotase internasional dan peperangan yang terjadi sejak 1776 hingga sekarang, lewat jaringan bank dan lembaga keuangan internasional yang
"Gerakan ini dibiayai oleh para pemilik modal Yahudi dan lembaga-lembaga keuangan raksasa di Inggris , Perancis , Jerman dan Amerika ," tulis Willian G. Carr dalam bukunya berjudul “Yahudi Menggenggam Dunia” (Pustaka Kautsar, 1993).
Menurut Willian G. Carr, hal ini bukan merupakan sesuatu yang mengherankan, karena pemilik modal Yahudi telah diibaratkan oleh kitab-kitab suci sebagai saudara setan dan para pembelanya, dan mereka banyak diberi predikat itu.
"Para pemimpin mereka telah berusaha meyakinkan manusia, bahwa komunisme adalah sebuah gerakan progresif yang berdiri di atas tanggung jawab golongan proletar, dan bertujuan menghancurkan sistem kapitalisme dan kaum borjuis," lanjutnya.
Baca juga: Zionis Internasional Memprakarsai Perang Dunia III, Islam Jadi Target!
Padahal, kata Willian G. Carr, hakikat komunisme sangat jauh berbeda dari apa yang digambarkan oleh para tokoh dan pendukungnya. Willian G. Carr lalu mengetengahkan hakikat komunisme berdasarkan dokumen asli yang diungkap oleh agen-agen rahasia Amerika dan Inggris.
Dijelaskan, bahwa golongan pemilik modal Yahudi Internasional telah membiayai dan masih memberi dukungan finansial kepada gerakan kuasi-Revolusi internasional itu, sebagaimana mereka telah membiayai Lenin dan
Trotsky. "
Mereka juga membiayai tokoh-tokoh sebelumnya, yaitu Jenderal Pyke, Mazzini, Karl Marx dan Engels," katanya.
Mereka juga membiayai berbagai gerakan sabotase internasional dan peperangan yang terjadi sejak 1776 hingga sekarang, lewat jaringan bank dan lembaga keuangan internasional yang
Lihat Juga :