Jejak Gerakan Freemason di Indonesia, Tercium tapi Tak Banyak Dibahas
Sabtu, 18 November 2023 - 05:15 WIB
Upacara persemian pengurus baru Tarekat Mason Indonesia pada tanggal 7 April 1955 lahirlah (Dok Theo Stevens)
Jejak gerakan Freemason di Indonesia tercium banyak orang, bahkan sejak masa penjajahan Belanda . Sayangnya, para sejarawan melewatkan gerakan Yahudi ini. Sedikit yang menulis secara mendalam tentang sejarah Freemason di Indonesia. Namun, sebelum masuk lebih dalam ke sana, mari kita mengenal dahulu apa itu Freemasonry.
Freemasonry adalah sebuah organisasi persaudaraan Yahudi internasional paling rahasia yang pernah dikenal umat manusia. Freemasonry menjalankan agenda rahasia dan tersembunyi yang tidak diketahui masyarakat umum.
Herry Nurdi dalam bukunya berjudul "Jejak Freemasonry & Zionis di Indonesia" (Cakrawala Publishing, . 2005) menyebut Freemasonry merupakan istilah bahasa Inggris, terdiri dari dua kata yaitu Free yang artinya bebas, dan masonry yang artinya membangun. Freemasonry dalam Bahasa Belanda disebut Vrijmetselarij yang mengandung artian sama Vri yaitu bebas, dan metselarij berarti membangun.
"Dalam bahasa Arab istilah ini disebut Masuniyah, Masunik dalam bahasa Urdu, dan France Masonrie dalam Bahasa Perancis," tuturnya.
Menurut Efantino Febriana dalam bukunya berjudl "Kartini Mati Dibunuh: Membongkar Hubungan Kartini dengan Freemason" (Navila Idea,, 2010), secara keseluruhan Freemasonry diartikan sebagai Kelompok Merdeka yang sedang membangun.
Baca juga: Utsmani Runtuh, Mereka Menyesal Jadi Tunggangan Freemasonry
Kaisar Templar
Efantino mengatakan asal-usul Freemasonry berawal pada masa perang salib. Pada masa itu terdapat sekelompok rahasia yang menamakan dirinya sebagai Ksatria Templar.
"Kelompok ini merupakan kelompok rahasia 873 yang berusaha menjaga Yerusalem dari tangan umat Islam," tulisnya.
Pada 874 mulanya Templar hanya terdiri dari Sembilan anggota, namun kemudian jumlah anggota tersebut terus berkembang. Mereka menggunakan bekas reruntuhan yang disebut Kuil Sulaiman sebagai basis pertahanan.
Dr. Th. Stevens dalam buku yang diterjemahkan Pericles Katoppo berjudul "Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764 - 1962" mengatakan nama Freemasonry secara resmi digunakan sejak 1717 di London melalui penggabungan empat loji menjadi satu loji agung yang dikenal dengan Grand Lodge of England.
Gerakan tersebut telah menyebar ke seluruh dunia dengan membawa gagasannya. Mereka menghindari setiap rumusan ajaran agama, namun bekerja demi kemuliaan Juru Bangun Tertinggi Alam Semesta dengan kepribadian manusia sebagai asas dasar pengakuan nilai tertinggi.
Baca juga: Ketika Freemasonry Masuk dan Atur Detak Jantung Kekuasaan Utsmani
Menggunakan lambang-lambang dan ritual rahasia didasarkan pada gagasan bahwa manusia sebagai batu bangunan ataupun sebagai pembangun. Mereka membangun rumah pemujaan yang disebut loge atau loji, serta mengadakan pertemuan yang bersifat religius, dan membahas mengenai filsafat, problem masyarakat dan ekonomi sosial.
Freemasonry adalah sebuah organisasi persaudaraan Yahudi internasional paling rahasia yang pernah dikenal umat manusia. Freemasonry menjalankan agenda rahasia dan tersembunyi yang tidak diketahui masyarakat umum.
Herry Nurdi dalam bukunya berjudul "Jejak Freemasonry & Zionis di Indonesia" (Cakrawala Publishing, . 2005) menyebut Freemasonry merupakan istilah bahasa Inggris, terdiri dari dua kata yaitu Free yang artinya bebas, dan masonry yang artinya membangun. Freemasonry dalam Bahasa Belanda disebut Vrijmetselarij yang mengandung artian sama Vri yaitu bebas, dan metselarij berarti membangun.
"Dalam bahasa Arab istilah ini disebut Masuniyah, Masunik dalam bahasa Urdu, dan France Masonrie dalam Bahasa Perancis," tuturnya.
Menurut Efantino Febriana dalam bukunya berjudl "Kartini Mati Dibunuh: Membongkar Hubungan Kartini dengan Freemason" (Navila Idea,, 2010), secara keseluruhan Freemasonry diartikan sebagai Kelompok Merdeka yang sedang membangun.
Baca juga: Utsmani Runtuh, Mereka Menyesal Jadi Tunggangan Freemasonry
Kaisar Templar
Efantino mengatakan asal-usul Freemasonry berawal pada masa perang salib. Pada masa itu terdapat sekelompok rahasia yang menamakan dirinya sebagai Ksatria Templar.
"Kelompok ini merupakan kelompok rahasia 873 yang berusaha menjaga Yerusalem dari tangan umat Islam," tulisnya.
Pada 874 mulanya Templar hanya terdiri dari Sembilan anggota, namun kemudian jumlah anggota tersebut terus berkembang. Mereka menggunakan bekas reruntuhan yang disebut Kuil Sulaiman sebagai basis pertahanan.
Dr. Th. Stevens dalam buku yang diterjemahkan Pericles Katoppo berjudul "Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764 - 1962" mengatakan nama Freemasonry secara resmi digunakan sejak 1717 di London melalui penggabungan empat loji menjadi satu loji agung yang dikenal dengan Grand Lodge of England.
Gerakan tersebut telah menyebar ke seluruh dunia dengan membawa gagasannya. Mereka menghindari setiap rumusan ajaran agama, namun bekerja demi kemuliaan Juru Bangun Tertinggi Alam Semesta dengan kepribadian manusia sebagai asas dasar pengakuan nilai tertinggi.
Baca juga: Ketika Freemasonry Masuk dan Atur Detak Jantung Kekuasaan Utsmani
Menggunakan lambang-lambang dan ritual rahasia didasarkan pada gagasan bahwa manusia sebagai batu bangunan ataupun sebagai pembangun. Mereka membangun rumah pemujaan yang disebut loge atau loji, serta mengadakan pertemuan yang bersifat religius, dan membahas mengenai filsafat, problem masyarakat dan ekonomi sosial.
Lihat Juga :