Tips dan Cara Menjaga Keikhlasan Menuntut Ilmu Syar'i
Kamis, 23 November 2023 - 10:16 WIB
Agar istiqamah dalam menuntut ilmu agama atau ilmu syari, salah satu caranya adalah berkumpulah atau bertemanlah dengan orang-orang saleh. Foto ilustrasi/dok SINDOnews
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi umat Islam, terutama mencari ilmu agama atau ilmu syar'i. Namun terkadang untuk menjaga keistiqamahan dan keikhlasan belajar ilmu ini tidak sekuat dan tidak mudah untuk dilaksanakan.
Ustadz Fadly Gugul, S.Ag, dai yang berkhidmat di lembaga Bimbingan Islam ini memberikan tips dan caranya agar kita senantiasa ikhlas serta istiqamah dalam menuntut ilmu agama. Berikut tips nya:
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus” (QS. Al Bayyinah: 5).
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907.)
Ad Daruquthi berkata,
“Kami dahulu menuntut ilmu karena ingin gapai ridho selain Allah. Namun ilmu itu enggan, ia hanya ingin niatan tersebut untuk Allah.” (Disebutkan dalam Tadzkiroh As Saami’ wal Muta’allim, dinukil dari Ma’alim fii Thoriqi Tholabil ‘Ilmi, hal. 18).
Ustadz Fadly Gugul, S.Ag, dai yang berkhidmat di lembaga Bimbingan Islam ini memberikan tips dan caranya agar kita senantiasa ikhlas serta istiqamah dalam menuntut ilmu agama. Berikut tips nya:
1. Luruskan Niat
Kita diperintahkan untuk ikhlas dalam ibadah termasuk pula dalam belajar ilmu diin, sebagaimana Allah Ta’ala perintahkan,وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ
“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus” (QS. Al Bayyinah: 5).
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907.)
Ad Daruquthi berkata,
طلبنا العلم لغير الله فأبي أن يكون إلا لله
“Kami dahulu menuntut ilmu karena ingin gapai ridho selain Allah. Namun ilmu itu enggan, ia hanya ingin niatan tersebut untuk Allah.” (Disebutkan dalam Tadzkiroh As Saami’ wal Muta’allim, dinukil dari Ma’alim fii Thoriqi Tholabil ‘Ilmi, hal. 18).
2. Mengamalkan Ilmu yang Sudah Kita Pelajari
Allah telah mencela orang-orang yang berilmu tapi tidak beramal dalam ayat,يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ (2) كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ (3)
Lihat Juga :