3 Pelajaran Surat Al-Fatir Ayat 37 tentang Meningkatkan Kebaikan di Akhir Usia

Senin, 27 November 2023 - 09:48 WIB
Allah telah menegakkan hujah kepada seseorang yang ditangguhkan ajalnya hingga mencapai 60 tahun. Ilustrasi: SINDOnews
Allah Taala berfirman:

ر اَوَلَمۡ نُعَمِّرۡكُمۡ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيۡهِ مَنۡ تَذَكَّرَ وَجَآءَكُمُ النَّذِيۡرُؕ ٍ


awa lamnu 'ammirkum maa yatazak karu fiihi man tazakkara wa jaaa'akumun naziiru

Artinya: Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, padahal telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?!"( QS Fāṭir : 37)

Baca juga: Ilmuwan Temukan Gen Rahasia Umur Panjang

Ibnu 'Abbās ra dan para ulama menjelaskan bahwa maknanya: bukankah Kami telah memanjangkan usia kalian 60 tahun? Juga menukilkan, bahwa penduduk Madinah bila telah berumur empat puluh tahun maka dia akan berkonsentrasi untuk beribadah. Ada juga yang mengatakan bahwa itu ketika usia balig.

Dalam kitab "Riyāḍuṣ-Ṣāliḥīn" dijelaskan 3 pelajaran dari ayat tersebut:

1) Yang menjadi ukuran dalam hidup adalah pada akhir umur, karena amal perbuatan tergantung penutupnya. Ada hadis sahih dari Nabi -SAW bahwa beliau bersabda, "Siapa yang akhir perkataannya (sebelum meninggal dunia): lā ilāha illallāh, maka dia akan masuk surga."(HR Ahmad)

2) Seseorang harus memperbanyak amal saleh karena dia tidak tahu kapan akan meninggal.

3) Semakin panjang usia seorang hamba maka semakin pantas untuk sadar dan bertobat, karena semakin dekat waktu menghadapnya kepada Allah Ta'ala.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!