Ini Mengapa Nabi dan Sahabat Utama Tidak Pernah Mempersoalkan Takdir
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 05:00 WIB
Masing-masing bertanggung jawab pada perbuatannya sendiri-sendiri. Namun demikian, pandangan ini juga disanggah. Ini mengurangi kebesaran dan kekuasaan Allah. Bukankah Allah Mahakuasa? Bukankah
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ
"Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu lakukan" (QS Al-Shaffat [37]: 96).
Baca juga: Pakaian Sebagai Pelindung: Iman Itu Telanjang, Pakaiannya Adalah Takwa
Tidakkah ayat ini berarti bahwa Tuhan menciptakan apa yang kita lakukan? Demikian mereka berargumentasi. Selanjutnya bukankah Al-Quran menegaskan bahwa,
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ
"Apa yang kamu kehendaki, (tidak dapat terlaksana) kecuali dengan kehendak Allah jua" (QS Al-Insan [76]: 30).
Baca juga: Hindarilah Telanjang, Ada Malaikat yang Selalu Bersama Kita
Lihat Juga :