Siapakah Ali Imran yang Diabadikan Sebagai Nama Surat Al-Qur'an?
Jum'at, 01 Desember 2023 - 05:10 WIB
Allah berkehendak lain dengan "harapan" Hannah, ia melahirkan seorang berjenis kelamin perempuan. Karena anak yang lahir perempuan, maka ada kegelisahan yang muncul dalam diri Hannah. Sebab, dirinya telah menazarkan jika anak yang ia lahirkan nantinya akan dijadikan khadam pada Bait Al-Muqaddas.
Kisah Hannah istri Imran setelah anaknya lahir perempuan memang selalu merasa kecewa dan khawatir. Namun, ia juga telah menazarkan anaknya nanti secara mutlak, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai khadam. Pantas saja Hannah merasa khawatir sebab sebelumnya "belum pernah ada perempuan" yang menjadi seorang khadam.
Meskipun sebelumnya tidak ada khadam perempuan, namun ternyata Allah menerima kehadiran putri yang Hannah lahirkan, yaitu Maryam, yang kelak menjadi seorang khadam Masjid Bait al-Muqaddas.
"Maka ketika melahirkannya, dia berkata, 'Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.' Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk." (QS Ali Imran Ayat 36)
Mulai saat itu, Hannah telah ridha memiliki anak perempuan dan ia mencintai apa yang sudah Allah karuniakan padanya. Semenjak usia 6 tahun Maryam kemudian dalam asuhan dan penjagaan Nabi Zakaria dan berkhidmat sebagai khadam, sebagaimana firman Allah berikut:
"Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, "Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?" Dia (Maryam) menjawab, "Itu dari Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan." (QS Ali Imran Ayat 37)
Keutamaan Maryam, Ibunda Nabi Isa
Keutamaan Maryam sebagai wanita yang sempurna dalam hal ibadah dikarenakan ia tidak pernah haid seperti umumnya wanita. Tentu syarat berdiam diri di masjid dalam keadaan suci bagi wanita terlebih Maryam merupakan khadam di tempat ibadah. Maryam adalah wanita ahli ibadah dan suci. Ia merupakan ibu dari kalimat Allah, Nabi Isa 'alaihissalam.
Putri Imran adalah wanita sempurna sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ﷺ : "Lelaki yang sempurna jumlahnya banyak. Dan tidak ada wanita yang sempurna selain Maryam bintu Imran dan Asiyah istri Firaun. Dan keutamaan Aisyah dibandingkan wanita lainnya, sebagaimana keutamaan ats-Tsarid dibandingkan makanan lainnya." (HR Al-Bukhari, Muslim)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Ali Imran, Ini Manfaatnya
Kisah Hannah istri Imran setelah anaknya lahir perempuan memang selalu merasa kecewa dan khawatir. Namun, ia juga telah menazarkan anaknya nanti secara mutlak, baik laki-laki maupun perempuan, sebagai khadam. Pantas saja Hannah merasa khawatir sebab sebelumnya "belum pernah ada perempuan" yang menjadi seorang khadam.
Meskipun sebelumnya tidak ada khadam perempuan, namun ternyata Allah menerima kehadiran putri yang Hannah lahirkan, yaitu Maryam, yang kelak menjadi seorang khadam Masjid Bait al-Muqaddas.
"Maka ketika melahirkannya, dia berkata, 'Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak perempuan.' Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama dengan perempuan. "Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk." (QS Ali Imran Ayat 36)
Mulai saat itu, Hannah telah ridha memiliki anak perempuan dan ia mencintai apa yang sudah Allah karuniakan padanya. Semenjak usia 6 tahun Maryam kemudian dalam asuhan dan penjagaan Nabi Zakaria dan berkhidmat sebagai khadam, sebagaimana firman Allah berikut:
"Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, "Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?" Dia (Maryam) menjawab, "Itu dari Allah." Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan." (QS Ali Imran Ayat 37)
Keutamaan Maryam, Ibunda Nabi Isa
Keutamaan Maryam sebagai wanita yang sempurna dalam hal ibadah dikarenakan ia tidak pernah haid seperti umumnya wanita. Tentu syarat berdiam diri di masjid dalam keadaan suci bagi wanita terlebih Maryam merupakan khadam di tempat ibadah. Maryam adalah wanita ahli ibadah dan suci. Ia merupakan ibu dari kalimat Allah, Nabi Isa 'alaihissalam.
Putri Imran adalah wanita sempurna sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah ﷺ : "Lelaki yang sempurna jumlahnya banyak. Dan tidak ada wanita yang sempurna selain Maryam bintu Imran dan Asiyah istri Firaun. Dan keutamaan Aisyah dibandingkan wanita lainnya, sebagaimana keutamaan ats-Tsarid dibandingkan makanan lainnya." (HR Al-Bukhari, Muslim)
Wallahu A'lam
Baca Juga: Keutamaan Membaca Surat Ali Imran, Ini Manfaatnya
(rhs)
Lihat Juga :