Tadabbur Surat Al-Fath Ayat 1: Kemenangan yang Dijanjikan Allah

Senin, 04 Desember 2023 - 20:52 WIB
Kaum Muslim dapat menginjak kembali kampung halaman dan bertemu dengan keluarga mereka yang telah lama ditinggalkan. Dalam hubungan dan pergaulan yang demikian itu, orang-orang kafir telah mendengar secara langsung percakapan kaum Muslimin, baik yang dilakukan sesama kaum Muslimin, maupun yang dilakukan dengan orang kafir sehingga dalam masa tiga tahun, banyak di antara mereka yang masuk Islam. Demikianlah proses itu berlangsung sampai saat penaklukan Mekah, kaum Muslimin dapat memasuki kota itu tanpa pertumpahan darah.

Hudaibiyyah adalah nama sebuah desa, kira-kira 30 km di sebelah barat kota Mekkah. Nama itu berasal dari nama sebuah perigi yang ada di desa tersebut. Nama desa itu kemudian dijadikan sebagai nama suatu perjanjian antara kaum Muslimin dengan orang-orang kafir Mekkah, yang terjadi pada bulan Zulkaidah tahun 6 H (Februari 628 M) di desa itu.

Isi Perjanjian Hudaibiyyah

Perdamaian yang disebut Perjanjian Hudaibiyyah (Sulhul-Hudaibiyyah) berisi:

1. Menghentikan peperangan selama 10 tahun.

2. Setiap orang Quraisy yang datang kepada Rasulullah ﷺ tanpa seizin wali yang mengurusnya, harus dikembalikan, tetapi setiap orang Islam yang datang kepada orang Quraisy, tidak dikembalikan kepada walinya.

3. Kabilah-kabilah Arab boleh memilih antara mengadakan perjanjian dengan kaum Muslimin atau dengan orang musyrik Mekkah. Sehubungan dengan ini, maka kabilah Khuza'ah memilih kaum Muslimin, sedangkan golongan Bani Bakr memilih kaum musyrik Mekkah.

4. Nabi Muhammad ﷺ dan rombongan tidak boleh masuk Mekkah pada tahun perjanjian itu dibuat, tetapi baru dibolehkan pada tahun berikutnya dalam masa tiga hari. Selama tiga hari itu, orang-orang Quraisy akan mengosongkan kota Mekah. Nabi Muhammad dan kaum Muslimin tidak boleh membawa senjata lengkap memasuki Kota Mekkah. Setelah perjanjian itu, Rasulullah ﷺ beserta kaum Muslimin kembali ke Madinah.

Wallahu A'lam

Baca Juga: Tadabbur Al-A'raf Ayat 96: Janji Allah Jika Penduduk Suatu Negeri Beriman dan Bertakwa
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!