Israel Ketar-ketir Hadapi Pejuang Pelestina Seperti Berperang Melawan Hantu
Kamis, 07 Desember 2023 - 05:10 WIB
Pejuang Gaza Ahlinya Perang Kota
Para pejuang Gazavenger memang ahlinya perang kota. Mereka punya segala pengetahuan tentang Gaza yang tidak diketahui oleh tentara Zionis. Seorang Analisis Militer Turki bernama Mete Yarar mengungkapkan bahwa titik kehancuran terbesar tentara Zionis adalah Beit Lahiya dan Beit Hanun.
"Setiap tentara musuh harus masuk lebih dalam menuju Gaza, semakin dekat ke pemukiman warga, maka mereka akan dipaksa untuk keluar dari kendaraan lapis baja mereka. Dan itulah kesempatan pejuang Palestina untuk menghancurkan mereka."
Pasukan Zionis Ketar-Ketir dan Ketakutan
Sejak awal masuk ke Gaza, para pejuang menyambut musuh dengan merilis sebuah poster yang bertuliskan: "Gaza, kuburan para penjajah." Pejuang Gaza memahami betul bahwa yang mereka hadapi adalah orang-orang yang berpikir, "Sesungguhnya dalam hati mereka, kamu (Muslimin) lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti." (QS Al-Hasyr Ayat 13).
Para pejuang Gaza sambil menunggu dan menanti musuh dalam perangkap, mereka sambil berdzikir dan murajaah Al-Qur'an. Masya Allah!
Belum lama ini kita mendengar rilis dari Jubir pejuang Palestina bahwa hanya dalam waktu 24 jam para Mujahid berhasil menghancurkan 29 kendaraan lapis baja Zionis Israel. "Setelah kami menghadapi banyak pertempuran dengan mereka, kami menyimpulan bahwa kemampuan mereka memang di bawah standar," kata seorang pejuang Palestina kepada Al Jazeera.
Bayangkan pejuang Palestina dengan nol tank, nol Iron Dome dan nol pesawat tempur. Yang mereka hadapi adalah pasukan yang memiliki 2.200 tank, 600 pesawat tempur dan iron dome tercanggih. Namun, sampai sekarang sejak 7 Oktober, Zionis Israel hanya mampu membebaskan 1 sandera dan tak menghasilkan satu pencapaian pun.
Karena itu mereka menjadi kalap dan menggila. Akhirnya, mereka membantai belasan ribu penduduk Gaza Palestina, menghancurkan rumah sakit dan menjadikan sekolah sebagai basecamp militer mereka. Misi untuk membunuh pejuang Palestina dan menemukan markas mereka sama sekali tak berhasil.
Baca Juga: Strategi Pejuang Palestina yang Bikin Zionis Israel Kebingungan
Para pejuang Gazavenger memang ahlinya perang kota. Mereka punya segala pengetahuan tentang Gaza yang tidak diketahui oleh tentara Zionis. Seorang Analisis Militer Turki bernama Mete Yarar mengungkapkan bahwa titik kehancuran terbesar tentara Zionis adalah Beit Lahiya dan Beit Hanun.
"Setiap tentara musuh harus masuk lebih dalam menuju Gaza, semakin dekat ke pemukiman warga, maka mereka akan dipaksa untuk keluar dari kendaraan lapis baja mereka. Dan itulah kesempatan pejuang Palestina untuk menghancurkan mereka."
Pasukan Zionis Ketar-Ketir dan Ketakutan
Sejak awal masuk ke Gaza, para pejuang menyambut musuh dengan merilis sebuah poster yang bertuliskan: "Gaza, kuburan para penjajah." Pejuang Gaza memahami betul bahwa yang mereka hadapi adalah orang-orang yang berpikir, "Sesungguhnya dalam hati mereka, kamu (Muslimin) lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti." (QS Al-Hasyr Ayat 13).
Para pejuang Gaza sambil menunggu dan menanti musuh dalam perangkap, mereka sambil berdzikir dan murajaah Al-Qur'an. Masya Allah!
Belum lama ini kita mendengar rilis dari Jubir pejuang Palestina bahwa hanya dalam waktu 24 jam para Mujahid berhasil menghancurkan 29 kendaraan lapis baja Zionis Israel. "Setelah kami menghadapi banyak pertempuran dengan mereka, kami menyimpulan bahwa kemampuan mereka memang di bawah standar," kata seorang pejuang Palestina kepada Al Jazeera.
Bayangkan pejuang Palestina dengan nol tank, nol Iron Dome dan nol pesawat tempur. Yang mereka hadapi adalah pasukan yang memiliki 2.200 tank, 600 pesawat tempur dan iron dome tercanggih. Namun, sampai sekarang sejak 7 Oktober, Zionis Israel hanya mampu membebaskan 1 sandera dan tak menghasilkan satu pencapaian pun.
Karena itu mereka menjadi kalap dan menggila. Akhirnya, mereka membantai belasan ribu penduduk Gaza Palestina, menghancurkan rumah sakit dan menjadikan sekolah sebagai basecamp militer mereka. Misi untuk membunuh pejuang Palestina dan menemukan markas mereka sama sekali tak berhasil.
Baca Juga: Strategi Pejuang Palestina yang Bikin Zionis Israel Kebingungan
(rhs)
Lihat Juga :