Membela Palestina Adalah Jalannya Para Sahabat dan Jihadnya Pejuang Muslim

Senin, 11 Desember 2023 - 06:10 WIB
Rudal-rudal Israel yang membabi-buta menghujani Kota Gaza Palestina memang tampak menyeramkan. Namun, hal itu tidak menyurutkan keimanan penduduk Gaza. Meski sebagian memilih mengungsi, namun para pejuang Muslim dan sebagian warga tetap memilih bertahan. Betapa kuatnya keimanan dan kesabaran mereka menghadapi serangan Zionis tersebut.

Dari lisan mereka kerap keluar kalimat Tauhid: "Hasbunallaahu wa Ni'mal Wakiil" yang artinya cukuplah Allah menjadi penolong bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung. (QS Ali 'Imran: 173)

Ketakutan Kaum Munafik dan Zionis Israel

Di tengah meningkatnya serangan barbar Zionis Israel terhadap Palestina, pasukan Zionis dan kaum munafik yang membela mereka, ternyata ketakutan. Meski dilengkapi rudal dan senjata canggih, Israel kewalahan melawan pejuang Gaza bahkan memilir mundur. Terbukti hingga hari ini, Israel tidak dapat menguasai wilayah Gaza.

Perlawanan pejuang muslim Palestina telah membuat Israel menderita kerugian materi yang sangat banyak. Bahkan ribuan tentaranya tewas dalam perang tersebut, namun media barat tidak memberitakannya.

Ketakutan kaum musyrik dan munafik menghadapi kaum mukmin ternyata diabadikan Allah dalam Al-Qur'an. Surat Al-Hasyr Ayat 13 menjadi dalil yang menegaskan bahwa kaum Munafik yang membela Yahudi sangat takut terhadap kaum mukmin.

لَاَنۡتُمۡ اَشَدُّ رَهۡبَةً فِىۡ صُدُوۡرِهِمۡ مِّنَ اللّٰهِ‌ؕ ذٰلِكَ بِاَنَّهُمۡ قَوۡمٌ لَّا يَفۡقَهُوۡنَ

Artinya: "Sesungguhnya dalam hati mereka, kamu (Muslimin) lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka orang-orang yang tidak mengerti." (QS Al-Hasyr: 13)

Dalam tafsir ringkas Kemenag dijelaskan, orang-orang munafik tidak akan pernah berani memerangi kaum mukmin secara terbuka bersama-sama menggabungkan dua kekuatan, yaitu orang-orang munafik Bani 'Auf dan Yahudi Bani Nadir. Kecuali di negeri-negeri yang memiliki benteng atau di balik tembok agar mereka bisa berlindung di dalamnya.

Faktanya, pasukan Zionis Israel tidak berani berhadapan secara terbuka dengan pejuang Gaza. Mereka berperang di balik tank-tank mereka dan menembakkan rudal lewat pesawat dan markas militer mereka. Begitu juga halnya kaum munafik yang membela Israel, beraninya hanya berkoar-koar lewat media sosial, melakukan propoganda dan semacamnya. Ketika diajak untuk berperang membantu Israel, mereka justru memilih diam dan menonton dari rumah mereka.

Kekuatan Umat Muslim

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!