Selamat Datang Bulan Rajab 1445, Saatnya Memasuki Pintu Kebaikan

Sabtu, 13 Januari 2024 - 05:14 WIB
Baca juga: Amalan dan Zikir di Bulan Rajab

Seorang ulama dari generasi Tabi’in, Khâlid bin Ma’dân (wafat tahun 103 H) sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam az-Zuhd berpesan:

إِذَا فُتِحَلِأَحَدِكُمْ بَابُالخَيْرِ فَلْيُسْرِعْ إِلَيْهِ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِيْ مَتَى يُغْلَقُ عَنْهُ


Bila telah terbuka bagi salah seorang dari kalian pintu kebaikan, hendaknya bersegera memasukinya. Sebab, sesungguhnya ia tidak tahu kapan pintu itu akan tertutup baginya.

Selanjutnya Qatadah berkata, “Agungkanlah apa-apa yang diagungkan Allâh. Karena sesungguhnya perkara-perkara menjadi agung karena diagungkan Allâh Azza wa Jalla “.

Larangan berbuat maksiat disebutkan dengan tegas dalam ayat yang telah dikemukakan di atas dengan ungkapan, ‘janganlah kalian berbuat zalim terhadap diri kalian padanya’. Allâh SWT berfirman:

مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ


Di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.( QS At-Taubah/9 :36)

Ibnu Abbâs ra, tentang ayat tersebut mengatakan, “(Janganlah kalian berbuat zalim) pada semua bulan tersebut. Kemudian Allâh mengkhususkan empat bulan dari dua belas bulan yang ada, dan menjadikannya bulan haram dan mengagungkan kehormatannya, serta menjadikan dosa padanya lebih besar dan amal shaleh serta pahala (juga) lebih besar”.

Baca juga: Bulan Rajab Bulan Haram, Apa Maksudnya?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!