Kebiadaban Israel: Tingkat Kemarahan Warga Arab Kian Mendidih

Minggu, 21 Januari 2024 - 08:23 WIB
Baca juga: Hamas: AS Mensponsori Perang Genosida Israel di Gaza

Farouk I, raja kedua dari belakang Mesir yang turun tahta dan mengangkat bayi laki-lakinya, Foud, yang kekuasaannya berlanjut selama beberapa bulan sebelum monarki dihapuskan, menanggung akibatnya karena mendukung Nakba (bencana) pada tahun 1948.

Ini adalah salah satu alasan Mesir mengizinkan tentara untuk mengambil alih kekuasaan melalui kudeta beberapa tahun kemudian.

Saat ini, tingkat kemarahan jauh lebih besar.

David Hearst, Pemimpin Redaksi MEE, mengingatkan para penguasa lalim harus berhati-hati terhadap apa yang mereka inginkan. Keengganan mereka yang mendalam untuk melawan Israel bisa saja meledak di hadapan mereka.

Baca juga: Genosida Israel: Ketika Perlawanan Tumbuh di Bumi yang Hangus
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!