Ada 7 Jalan Masuk Kota Madinah, Benarkah Penghalang Datangnya Dajjal?
Senin, 06 Mei 2024 - 14:10 WIB
Kemudian dalam hadist lain juga disebutkan bahwa Abu Said meriwayatkan bahwa Nabi Shallalahu alaihi wa sallam pernah bersabda:
“Dajjal akan tiba, dan dia terlarang memasuki kota Madinah. Dia akan tinggal di sebuah daerah bergaram di sekitar Madinah”. [Shahih Bukhari]
Nabi bersabda, “Dajjal akan mendaki gunung dan melihat ke arah kota Madinah. Kemudian dia akan megatakan kepada para pengikutnya, ‘Kalian melihat Istana Putih? Itu adalah masjidnya Ahmad.’” [Hakim dalam Mustadrak Shahih sesuai syarat dari Imam Muslim].
Kini, di pinggiran kota Madinah, tepatnya di Jabal Habsyi, sekitar 12,5 km dari Madinah Al-Munawarah, telah berdiri sebuah bangunan megah yang didirikan oleh kerajaan Arab Saudi.
Bangunan tersebut dikenal dengan nama resmi “Kingdom Palace” atau Istana Kerajaan Saudi, tetapi penduduk setempat menyebutnya “Dajjal Palace” atau Istana Dajjal.
Banyak ulama mengatakan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas gunung bergaram (gunung yang mineralnya mengandung unsur garam) sebagaimana telah disabdakan Rasulullah di atas.
Jika kita lihat dari Istana Kerajaan (Kingdom Palace) yang berada di atas Jabal Habsyi, maka Masjid Nabawi berada lurus di timur Istana tersebut.
Begitu juga bila di tarik garis lurus dari Madinah ke Kingdom Palace, maka akan berujung di negara Israel. Sebagaimana kita ketahui, di sana terdapat Danau Thabari (Sea of Galilee) atau Tiberias (koordinat 32°48'56?N 35°35'27.2?E). Dinamakan Danau Tiberias, karena kota Tiberias ada di pinggir danau itu.
Danau itu menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal dengan surut airnya, yang sekarang airnya sudah surut sepertiganya, padahal sejak dahulu permukaan airnya tidak pernah surut.
Saat ini Masjid Nabawi didominasi dengan warna putih, tampak sangat besar dan megah bagaikan istana putih seperti yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW.
“Dajjal akan tiba, dan dia terlarang memasuki kota Madinah. Dia akan tinggal di sebuah daerah bergaram di sekitar Madinah”. [Shahih Bukhari]
Nabi bersabda, “Dajjal akan mendaki gunung dan melihat ke arah kota Madinah. Kemudian dia akan megatakan kepada para pengikutnya, ‘Kalian melihat Istana Putih? Itu adalah masjidnya Ahmad.’” [Hakim dalam Mustadrak Shahih sesuai syarat dari Imam Muslim].
Kini, di pinggiran kota Madinah, tepatnya di Jabal Habsyi, sekitar 12,5 km dari Madinah Al-Munawarah, telah berdiri sebuah bangunan megah yang didirikan oleh kerajaan Arab Saudi.
Bangunan tersebut dikenal dengan nama resmi “Kingdom Palace” atau Istana Kerajaan Saudi, tetapi penduduk setempat menyebutnya “Dajjal Palace” atau Istana Dajjal.
Banyak ulama mengatakan bahwa bangunan tersebut dibangun di atas gunung bergaram (gunung yang mineralnya mengandung unsur garam) sebagaimana telah disabdakan Rasulullah di atas.
Jika kita lihat dari Istana Kerajaan (Kingdom Palace) yang berada di atas Jabal Habsyi, maka Masjid Nabawi berada lurus di timur Istana tersebut.
Begitu juga bila di tarik garis lurus dari Madinah ke Kingdom Palace, maka akan berujung di negara Israel. Sebagaimana kita ketahui, di sana terdapat Danau Thabari (Sea of Galilee) atau Tiberias (koordinat 32°48'56?N 35°35'27.2?E). Dinamakan Danau Tiberias, karena kota Tiberias ada di pinggir danau itu.
Danau itu menjadi salah satu tanda kemunculan Dajjal dengan surut airnya, yang sekarang airnya sudah surut sepertiganya, padahal sejak dahulu permukaan airnya tidak pernah surut.
Saat ini Masjid Nabawi didominasi dengan warna putih, tampak sangat besar dan megah bagaikan istana putih seperti yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW.
Lihat Juga :