Kiamat Sudah Dekat: Sungai Eufrat Mengering Sepenuhnya Tahun 2040

Selasa, 07 Mei 2024 - 14:54 WIB
Sungai Terpenting

Sedangkan Discover magazine menyebut Sungai Eufrat telah menjadi salah satu sungai terpenting sepanjang sejarah manusia. Bersamaan dengan Sungai Tigris, sungai ini menjadi tempat lahirnya peradaban, yang dikenal sebagai Bulan Sabit Subur. Sungai ini sangat penting bagi perkembangan beberapa masyarakat pertanian pertama di dunia seperti bangsa Sumeria dan Mesopotamia. Dalam Alkitab, Sungai Efrat bahkan disebutkan sebagai salah satu dari empat sungai yang melayani Taman Eden.

Namun saat ini, dalam menghadapi perubahan iklim global dan dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas manusia, sungai tersebut berada dalam ancaman, sehingga menimbulkan konflik di wilayah yang sudah sangat panas.

Sungai Eufrat terletak di jantung Timur Tengah, ini adalah salah satu sungai terpanjang di Asia Barat. Dimulai dari Turki selatan dan mengalir melalui Suriah dan Irak sebelum bergabung dengan Sungai Tigris menjadi Shatt Al-Arab, kemudian mengalir ke Teluk Persia yang perkasa.

Saat ini, sungai tersebut merupakan sumber air bersih yang penting di wilayah yang sangat gersang di dunia, dan melayani lebih dari 23 juta orang. Mirip dengan sungai penting lainnya di seluruh dunia seperti Amazon dan Colorado, sungai ini terancam akibat perubahan iklim dan penggunaan berlebihan.

Baca juga: Inilah Rentetan Peristiwa Menjelang Hari Kiamat Besar

Sungai Eufrat juga mengalir melalui wilayah yang dilanda perang di Suriah, tempat perang saudara selama 12 tahun telah menyebabkan kekacauan, dan Irak, tempat konflik yang berkepanjangan juga menyebabkan kurangnya stabilitas.

Pusat Konflik

Daerah ini sudah menjadi pusat konflik dan kekurangan air pasti akan menambah ketidakstabilan pasokan air minum dan perjuangan para petani untuk bertahan hidup. Air dari sungai saat ini digunakan untuk irigasi, pembangkit listrik tenaga air, dan air minum. Secara keseluruhan, 70 persen sumber dayanya digunakan untuk pertanian.

Banyak hewan juga bergantung pada sungai untuk kelangsungan hidupnya termasuk berang-berang sungai, burung laut, dan kerbau. Sungai ini menampung sejumlah spesies burung yang terancam punah termasuk teal marmer, burung pengicau buluh, pelikan Dalmatian, bebek marmer, godwit ekor hitam, elang tutul, dan elang stepa. Belum lagi penyu cangkang lunak Eufrat yang merupakan spesies yang sangat terancam punah hanya terdapat di beberapa kawasan di sungai tersebut.

Baca juga: 8 Prediksi Kiamat dari Pandangan Ilmu Pengetahuan

Sungai Eufrat adalah salah satu perairan yang paling penting secara historis di dunia. Hal ini memberikan jalur kehidupan bagi negara-negara yang kekurangan sumber daya air dan sudah mengalami konflik.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!