Cerita Prof Ghada Ageel tentang Anak-Anak Palestina yang Dibantai Israel

Selasa, 07 Mei 2024 - 15:08 WIB
Kapan Anda akan mulai menceritakan kisah nyata kami?

Kapan dewan keamanan akan mengeluarkan keinginannya?

Kapan dunia akan memberantas neraka Gaza?

Kapan dunia akan berhenti melihat kita sebagai angka di layar?

Kapan para penjahat berhenti membunuh impian anak-anak kita?

Kapan keadilan akan menggunakan mahkotanya untuk menyatakan tujuan kita?

Kapan perang di Gaza akan berakhir, atau bahkan berhenti sejenak?

Pertanyaan Dr Habeeb mencerminkan penderitaan kolektif 2,2 juta warga Palestina yang mengalami genosida. Sekitar 1,5 juta dari mereka berada di Rafah dan tidak punya tempat tujuan lain.

Berita bahwa pemerintah Amerika Serikat telah memberikan bantuan militer sebesar $17 miliar kepada IOF untuk melanjutkan genosida di Gaza hanya menambah keputusasaan warga Palestina.

Namun, masih ada secercah harapan: protes kampus terjadi di Amerika, Eropa, dan tempat lain. Mereka menunjukkan bahwa generasi muda mengetahui jalan keadilan.

Baca juga: Mesir Ancam Israel yang Berencana Menginvasi Rafah

Kebutuhan untuk mengakhiri genosida, akuntabilitas, dan perubahan yang berarti kini semakin mendesak. Sangat penting bagi orang-orang baik di mana pun untuk menjaga tekanan agar kita dapat memiliki Palestina yang bebas dan membuang semua pelaku genosida ke tong sampah sejarah.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!