Perbedaan Rukun dan Wajib Haji, Apa Saja?

Senin, 05 Mei 2025 - 05:15 WIB
Semua rukun ini harus dikerjakan dalam ibadah haji. Rukun ini menentukan keabsahan haji. Lain halnya dengan wajib haji. Kalau salah satu wajib haji ditinggalkan, orang yang meninggalkannya dapat menggantinya dengan dam. Sementara hajinya tetap sah.

فصل واجبات الحج وهي ما يصح بدونها وكذا الإثم إن لم يعذر


Artinya: "Pasal mengenai wajib haji. Wajib haji adalah sejumlah hal yang mana haji itu tetap sah tanpanya, tetapi dosa bila wajib haji ditinggalkan tanpa uzur." (Lihat Syekh Said bin Muhammad Ba’asyin, Buysral Karim, [Beirut, Darul Fikr: 2012 M/1433-1434 H], juz II, halaman 539)

Adapun Wajib Haji sebagai berikut:

1. Ihram dari miqat.

2. Tawaf wada.

3. Mabit di Muzdalifah.

4. Melempar jumrah aqabah tujuh kali.

5. Melempar tiga jumrah di hari tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

6. Mabit pada malam tasyriq.

Baca juga: 5 Istilah Seputar Haji dan Penulisannya Menurut KBBI
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!