Doa Masuk Bulan Dzulhijjah Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:20 WIB
Doa masuk bulan Dzulhijjah ini penting diketahui umat Islam dan dianjurkan diamalkan di bulan mulia tersebut. Foto ilustrasi/SINDOnews
Doa masuk bulan Dzulhijjah ini penting diketahui umat Islam dan dianjurkan diamalkan di bulan mulia tersebut. Menurut almanak Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, bulan Dzulhijjah hampir sama akan jatuh pada tanggal 8 Juni 2024.

Namun untuk tanggal 10 Dzulhijjah tepatnya hari Raya Idul Adha, terutama berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2024 terbitan Kementerian Agama (Kemenag RI), penanggalan Hari Raya Idul Adha tersebut masih berupa perkiraan. Hasil pastinya baru akan diketahui setelah sidang isbat yang dilakukan Kemenag.

Pada bulan Dzulhijjah sendiri dianjurkan bagi setiap Muslim untuk memperbanyak berdoa dan berzikir kepada Allah SWT. Selain itu melaksanakan puasa sunah dan menyembelih hewan kurban.

Berikut Doa yang Dibaca ketika Memasuki Awal Dzulhijjah:

Doa dan Dzikir Pagi Habib Umar bin Hafidz

اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيقِ لِمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ


Allahu Akbar, Allahumma ahillahu 'alainaa bilamni wal iymaami wassalaamati wal islami wataufiyqi limaa yuhibbu robbuna wa yardhoo robbuna wa robbunallah

Doa Memohon Ketentraman dalam Hidup

Artinya: Allahu akbar! Ya Allah, nampakkan hilal kepada kami dengan aman, iman, keselamatan, Islam dan taufiq untuk melakukan apa yang dicintai dan diridlai Tuhan kami. Tuhan kami dan Tuhan kalian adalah Allah."

Selain itu dalam riwayat Imam Atthabrani dalam kitabnya Almu’jamul Kabir menuliskan doa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah:

إِلَهَ إِلّا اللهُ عَدَدَ الدُّهُوْرِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ أَمْوَاجِ البُحُوْرِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ النَّبَاتِ وَالشَّجَرِ، لاَ إِلَه َإِلَّا اللهُ عَدَدَ اْلقَطْرِ وَاْلمَطَرِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ عَدَدَ لَمْحِ اْلعُيُوْنِ، لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ خيرٌ مِمَّا يَجْمَعُوْنَ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مِنْ يَوْمِنَا هَذاَ إلِىَ يَوْمِ يُنْفَخُ فِي الصُّوْرِ


Lailaha illah ‘adadad duhur, lailaha illah ‘adada amwajil buhur, lailalaha illah ‘adadan nabati wasy syajar, lailaha illah ‘adadal qothri wal mathor, lailaha illah ‘adada lamhil ‘uyun, lalilaha illah khoirum mimma yajma’un, lailaha illah min yaumina hadza ila yaumi yumfakhu fisy syur.

Artinya: “Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan masa, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan ombak lautan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak hitungan tumbuhan dan pohon, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak tetesan dan air hujan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah sebanyak kedipan mata, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah mulai hari ini sampai hari ditiupkannya terompet hari kiamat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!