Kisah Sikap Umar bin Khattab Menghadapi Kaum Nasrani yang Menolak Membayar Jizyah
Rabu, 12 Juni 2024 - 18:29 WIB
"Janganlah mereka lari hanya karena soal pajak. Sebaliknya, lipatgandakanlah sedekah atas mereka yang kita peroleh dari harta mereka, dan itu sama dengan jizyah. Mereka marah jika ada yang menyebut-nyebut soal jizyah. Asal mereka tidak menasranikan anak-anak yang lahir dari keluarga Islam."
Tetapi Umar bersikeras mereka harus membayar jizyah.
Baca juga: Heraklius Kerahkan Kapal Mengepung Abu Ubaidah di Hims
Mereka berkata lagi: "Jika Jizyah ini diharuskan kepada kami, kami akan pindah ke Ardurum."
Ardurum dalah wilayah Romawi yang banyak dihuni kabilah Arab.
Kata Umar lagi: "Kalau kalian lari ke Ardurum, akan saya tulis surat (kepada Heraklius, penguasa Romawi) dan kalian akan saya jadikan tawanan."
Mereka berkata: "Ambillah sebagian dari kami tetapi jangan disebut jizyah."
Kata Umar: "Kami akan menamakannya jizyah, dan kalian boleh menamakan apa saja."
Menyaksikan dialog itu makin sengit Ali bin Abi Thalib berkata: "Amirulmukminin, bukankah sedekah dari mereka oleh Sa'd bin Malik sudah dilipatgandakan?"
"Memang," kata Umar, "dan sudah diterimanya dari mereka sebagai pengganti jizyah."
Tetapi Umar bersikeras mereka harus membayar jizyah.
Baca juga: Heraklius Kerahkan Kapal Mengepung Abu Ubaidah di Hims
Mereka berkata lagi: "Jika Jizyah ini diharuskan kepada kami, kami akan pindah ke Ardurum."
Ardurum dalah wilayah Romawi yang banyak dihuni kabilah Arab.
Kata Umar lagi: "Kalau kalian lari ke Ardurum, akan saya tulis surat (kepada Heraklius, penguasa Romawi) dan kalian akan saya jadikan tawanan."
Mereka berkata: "Ambillah sebagian dari kami tetapi jangan disebut jizyah."
Kata Umar: "Kami akan menamakannya jizyah, dan kalian boleh menamakan apa saja."
Menyaksikan dialog itu makin sengit Ali bin Abi Thalib berkata: "Amirulmukminin, bukankah sedekah dari mereka oleh Sa'd bin Malik sudah dilipatgandakan?"
"Memang," kata Umar, "dan sudah diterimanya dari mereka sebagai pengganti jizyah."
Lihat Juga :