Pengin Rumah Penuh Keberkahan? Lakukan 3 Amalan Utama Ini

Minggu, 23 Juni 2024 - 05:15 WIB

1. Mendirikan salat

Salat bagian dari zikir. Karena Allah Ta’ala berfirman:

وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكۡرِيٓ


“Dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.” (QS. Tha-Ha: 14)

Saat seorang muslim mendirikan salat pada hakikatnya ia sedang berdzikir. Sehingga, saat seorang hamba mendirikan shalat di rumah maka ia telah menjadikan rumahnya sebagai tempat zikir. Oleh karena itu, Nabi shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اجْعَلُوْا فِيْ بُيُوْتِكُمْ مِنْ صَلاَتِكُمْ، وَلاَ تَتَّخِذُوْها قُبُوْرًا


“Jadikanlah rumah kalian sebagai tempat salat kalian, jangan jadikan ia sebagai kuburan” (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Dalam kitab Syarh Shahih Muslim, Imam An Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan, makna salat dalam hadits ini adalah salat sunnah. Sehingga maknanya, kerjakanlah salat-salat sunnah kalian di rumah. Jangan jadikan seperti kuburan yang kosong dari ibadah shalat.

2. Zikir juga berarti membaca Al Qur’an.

Membaca Al Qur’an pun bagian dari amalan dzikrullah. Karena Allah menyifati Al Qur’an dengan Adz Dzikir (pengingat). Allah Ta’ala berfirman:

وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكَ ٱلذِّكۡرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيۡهِمۡ وَلَعَلَّهُمۡ يَتَفَكَّرُونَ


“Dan Kami turunkan Adz-Dzikr (Al-Qur’an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan,” (QS. An-Nahl).

Bahkan Imam An Nawawi dalam kitab At Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an menyebutkan bahwa membaca Al Qur’an lebih utama dari seluruh lafadz-lafadz zikir. (Kitab At Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an).

Selain sebagai bentuk zikir, membaca Al Qur’an di rumah berfungsi mengusir syaitan berserta keburukan yang dibawanya dari rumah. Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

لا تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ البَيْتِ الذِيْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ البَقَرَةِ


“Janganlah engkau jadikan rumahmu seperti pekuburan, sesungguhnya syaitan lari tunggang langgang dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al Baqarah.” (HR. Muslim)

Dengan memperbanyak membaca Al Qur’an, menghafalnya, mentadabburi ayat-ayatnya di dalam rumah maka seorang muslim telah menjalankan perintah Nabi shallahu’alaihi wa sallam untuk menjadikan rumah sebagai tempat zikir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!