Penaklukan Mesir: Kisah Pasukan Muslim Terpukau Keindahan Kota Iskandariah
Senin, 15 Juli 2024 - 13:40 WIB
Mereka melihat pinggiran kota di depan mereka, kebun-kebun dan taman-taman bertebaran di sana sini, gedung-gedung dan biara-biara berdiri tegak di sela-sela hutan-hutan kecil dengan pohon-pohon besar, ada yang sedang berbuah dan yang tidak.
Di pinggiran kota itu berdiri pula tembok-tembok dan benteng-benteng sehingga segala tembok dan benteng yang dulu pernah mereka lihat semua tampak kecil.
Tidak lebih dari benteng Babilon yang dulu pernah membuat mereka tertegun di depannya, seolah merupakan salah satu dari kumpulan benteng besar-besar ini, yang sekarang berdiri di sekitar ibu kota yang indah itu. Semua itu bercerita tentang kekukuhan dan kuatnya pertahanan.
Tembok-tembok dan gedung-gedung yang karena sifat bangunannya, yang tampak di mata hanyalah bagian-bagian atasnya yang sudah dihiasi kubah-kubah yang diukir demikian teliti serta pilar-pilar yang menjulang tinggi, sebagian menopang kubah-kubah itu.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Berusaha Menguasai Benteng Umm Dunain dan Babilon
Orang yang melihat akan makin kagum dan takjub. Di celah-celah kubah-kubah itu tampak menjulur pula ke luar tugu-tugu yang lebih tinggi dari yang pernah mereka lihat di Ain Syams.
Mereka belum pernah melihat ada yang dapat dibandingkan selain di Mesir. Sementara itu mata mereka tertaut pada Gereja Santo Markus yang tegak berdiri di antara tugu-tugu di bawah penjagaan tulisan-tulisan jimat yang terukir di keempat dindingnya.
Gereja itu merupakan sebuah mutiara di tengah-tengah bangunan itu, dibangun oleh para ahli bangunan yang mahir, yang mampu menuangkan segala bentuk keindahan ke dalamnya. Bila mereka mengalihkan pandangan mata ke sudut lain dalam kota, yang tampak adalah Kuil Sarapeum (Serapion) dengan langit-langitnya yang keemas-emasan membuat orang sangat terpesona. Tiang Diocletianus yang menjulang tinggi mengawasi benteng penjaga Kuil dan sekitarnya.
Jika pandangan dialihkan ke arah laut, maka yang tampak adalah menara Pharos yang seolah tersembul dari udara memberitahukan kepada setiap orang yang melihatnya bahwa ia termasuk Tujuh Keajaiban Dunia. Mata pasukan itu silih berganti melihat segala keajaiban itu.
Segala macam bangunan, patung, tugu, gereja, benteng dan tembok-tembok, yang semuanya itu tampak makin indah. Tidak heran, karena Iskandariah masa itu merupakan kota dunia yang terindah.
Di pinggiran kota itu berdiri pula tembok-tembok dan benteng-benteng sehingga segala tembok dan benteng yang dulu pernah mereka lihat semua tampak kecil.
Tidak lebih dari benteng Babilon yang dulu pernah membuat mereka tertegun di depannya, seolah merupakan salah satu dari kumpulan benteng besar-besar ini, yang sekarang berdiri di sekitar ibu kota yang indah itu. Semua itu bercerita tentang kekukuhan dan kuatnya pertahanan.
Tembok-tembok dan gedung-gedung yang karena sifat bangunannya, yang tampak di mata hanyalah bagian-bagian atasnya yang sudah dihiasi kubah-kubah yang diukir demikian teliti serta pilar-pilar yang menjulang tinggi, sebagian menopang kubah-kubah itu.
Baca juga: Kisah Amr bin Ash Berusaha Menguasai Benteng Umm Dunain dan Babilon
Orang yang melihat akan makin kagum dan takjub. Di celah-celah kubah-kubah itu tampak menjulur pula ke luar tugu-tugu yang lebih tinggi dari yang pernah mereka lihat di Ain Syams.
Mereka belum pernah melihat ada yang dapat dibandingkan selain di Mesir. Sementara itu mata mereka tertaut pada Gereja Santo Markus yang tegak berdiri di antara tugu-tugu di bawah penjagaan tulisan-tulisan jimat yang terukir di keempat dindingnya.
Gereja itu merupakan sebuah mutiara di tengah-tengah bangunan itu, dibangun oleh para ahli bangunan yang mahir, yang mampu menuangkan segala bentuk keindahan ke dalamnya. Bila mereka mengalihkan pandangan mata ke sudut lain dalam kota, yang tampak adalah Kuil Sarapeum (Serapion) dengan langit-langitnya yang keemas-emasan membuat orang sangat terpesona. Tiang Diocletianus yang menjulang tinggi mengawasi benteng penjaga Kuil dan sekitarnya.
Jika pandangan dialihkan ke arah laut, maka yang tampak adalah menara Pharos yang seolah tersembul dari udara memberitahukan kepada setiap orang yang melihatnya bahwa ia termasuk Tujuh Keajaiban Dunia. Mata pasukan itu silih berganti melihat segala keajaiban itu.
Segala macam bangunan, patung, tugu, gereja, benteng dan tembok-tembok, yang semuanya itu tampak makin indah. Tidak heran, karena Iskandariah masa itu merupakan kota dunia yang terindah.
Lihat Juga :