Gambaran Azab dan Nikmat Kubur dalam Al Qur'an dan Hadis

Minggu, 08 September 2024 - 05:15 WIB
Salah satu percaya pada Hari Akhir nanti, adalah adanya azab dan nikmat kubur, Al Quran dan hadis menjelaskannya tentang gambaran azab dan nikmat kubur tersebut. Foto ilustrasi/dok okezone
Salah satu percaya pada Hari Akhir nanti, adalah adanya azab dan nikmat kubur. Inilah dalil-dalilnya dalam Al Qur'an dan hadis tentang gambaran azab dan nikmat kubur tersebut.

Dikutip dari kitab Durus Al-Am karya Abdul Malik Al-Qasim, salah satu dalil tentang nikmat kubur adalah firman Allah Ta’ala sebagai berikut:

كَذَٰلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ- الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ


”Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang yang bertakwa. (yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), “Salamun ‘alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. An-Nahl: 31-32).

Dasar penetapan dalil di atas adalah firman-Nya, (yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), “Salamun ‘alaikum, masuklah ke dalam surga”. Meski mereka belum masuk ke dalam surga yang luasnya seluas langit dan bumi, akan tetapi mereka telah ke dalam masuk kubur yang di dalamnya terdapat kenikmatan surga .

Allah Ta’ala berfirman,

فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ – وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ – وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَٰكِن لَّا تُبْصِرُونَ – فَلَوْلَا إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ – تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ – فَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ- فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ


”Maka kalau begitu mengapa (tidak mencegah) ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan, dan kamu ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu, tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu memang tidak dikuasai (oleh Allah), kamu tidak mengembalikannya (nyawa itu) jika kamu orang yang benar?Jika dia (orang yang mati) itu termasuk yang didekatkan (kepada Allah), maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga (yang penuh) kenikmatan.”(QS. Al-Waqi’ah: 83-89).

Hal ini terjadi ketika ruh sudah sampai di kerongkongan, dan inilah bagian dari kenikmatan kubur. Sesungguhnya manusia diberi kabar gembira sebelum ruh keluar dari jasadnya, dikatakan kepada ruhnya, “Keluarlah wahai jiwa yang tenang, keluarlah menuju ampunan dan keridhaan dari Allah.” Dengan perintah itu maka keluarlah ruh dengan mudah.

Adapun dalil dari hadis, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam telah mengabarkan dalam banyak hadis, yang menunjukkan bahwa manusia akan merasakan nikmat di kuburnya.

Dalil Siksa Kubur

Mengenai siksa kubur, diterangkan pula dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah. Di dalam Al-Qur`an, Allah Ta’ala berfirman tentang keluarga Fir’aun,

النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوًّا وَعَشِيًّا ۖ وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!