Ahlan Wa Sahlan Rabiul Akhir 1446 Hijriah, Bulan Turunnya Surat Al Hasyr

Jum'at, 04 Oktober 2024 - 05:15 WIB
Rabiul Akhir disebut juga Rabi al-Tsani, bulan keempat dalam kalender Hijriyah terdiri 29 hari. Foto ilustrasi/kemenag ri
Hari ini kita memasuki bulan Rabiul Akhir 1446 Hijriyah bertepatan Jumat (4/10/2024). Rabiul Akhir disebut juga Rabi' al-Tsani (ربیع الثانی), bulan keempat dalam kalender Hijriyah terdiri 29 hari.

Makna bulan ini mengikuti makna bulan sebelumnya Rabiul Awal (musim semi pertama). Maka Rabiul Akhir diartikan sebagai musim semi kedua atau menandai musim mekar-mekarnya bunga pada tumbuh-tumbuhan yang akhir. Penamaan itu tidak terlepas dari peristiwa musim Rabi' atau musim semi yang terjadi di Jazirah Arab.

Perbedaan kalender Masehi dengan Hijriyah terletak pada perhitungan yang dipakai. Kalender Masehi mengikuti peredaran matahari (Syamsiyah), sedangkan Hijriyah berdasarkan bulan (Qomariyah). Perhitungan waktu matahari dalam setahun berbeda 11 hari dengan perhitungan bulan Hijriyah.

Dalam sejarah, Rabiul Akhir disebut juga bulan peperangan, karena pada bulan itu banyak terjadi perang melibatkan kaum muslimin di masa Rasulullah dan para Sahabat. Berikut tujuh peristiwa penting di bulan Rabiul Akhir:

1. Perang Buhran

Perang Buhran disebut juga invasi Buhran terjadi pada bulan Rabiul Akhir Tahun ke-3 Hijriyah (624 Masehi). Perang ini dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW di Buhran atau Bahran. Buhran sebuah wilayah yang terletak di Hijaz antara Madinah dan Mekkah. Nabi membawa 300 orang pasukannya. Dalam perang ini tidak terjadi adu kekuatan militer. Perang ini juga disebut Ghazwah al-Fur dan Ghazwah Bani Sulaim. Disebutkan, Nabi Muhammad SAW meninggalkan Madinah selama 10 atau 11 hari untuk memimpin perang ini.

2. Perang Ghamar (Ekspedisi Ukkasyah)

Rasulullah SAW mengutus Ukkasyah dalam sebuah ekspedisi ke wilayah Ghamar, sumber air milik Bani Asad pada pada Tahun 6 Hijriyah bulan Rabiul Awal atau Rabiul Akhir. Ukkasyah berangkat membawa 40 pasukan muslim. Setibanya di Ghamar, para penduduknya melarikan diri.

3. Penaklukan Kabilah Bani Sulaim

Rasululah SAW mengirim sahabat Zaid bin Haritsah memimpin pasukan muslimin untuk menalukkan kabilah Bani Sulaim. Mereka menemukan perkampungan kabilah Bani Sulaim setelah mendapat petunjuk dari seorang perempuan.

Ekspedisi Zaid ini terjadi pada Rabiul Akhir Tahun ke-6 Hijriyah. Jumum (Jamum) adalah sumber air milik Bani Sulaim yang terletak di Mar Zhohron. Rasulullah SAW pernah singgah di Jumum (Mar Zhohron) ketika hendak menaklukkan Kota Makkah pada Tahun 8 Hijriyah bersama 10 ribu muslimin. Di sini pula Abu Sofyan bin Harb menyatakan diri masuk Islam. Lokasi sekarang sekitar 18 Km dari Masjid Tan im, masjid yang dijadikan miqat untuk niat umrah di Mekkah.

4. Pengutusan Khalid bin Walid ke Bani Al-Harits

Peristiwa penting lainnya yaitu diutusnya Khalid bin Walid oleh Rasulullah SAW kepada Bani al-Harits ibn Ka'b. Khalid diutus dalam misi penaklukan Bani Harits. Bani Harits sendiri merupakan salah satu suku Quraisy yang menetap di wilayah pinggiran Kota Mekkah. Rasulullah memerintahkan Khalid menyerukan Islam dulu selama tiga hari sebelum memerangi mereka. Berkat perjuangan Khalid, mereka masuk Islam. Peristiwa itu berlangsung pada bulan Rabiul Akhir Tahun 10 Hijriyah.

5. Penaklukan Damsyik (Damaskus)

Peristiwa lain bulan Rabiul Akhir yaitu penaklukan Damsyik (Damaskus) pada Tahun 14 Hijriyah (635 M). Pengepungan ini berlangsung selama 70 hari dipimpin Ubaidah Bin Jarrah dan Khalid bin Walid. Perang yang terjadi di masa kepemimpinan Khalifah Abu Bakar As-Siddiq berhasil direbut kaum muslim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!