Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?

Jum'at, 26 Juni 2026 - 05:15 WIB
loading...
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema tentang Hari Asyura yang bertepatan hari ini Jumat, 19 Juni 2026. Foto ilustrasi/ist
A A A
Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema tentang Hari Asyura yang bertepatan hari ini Jumat, 19 Juni 2026.Salah satu kemuliaan bulan Muharam adalah keberadaan Hari Asyura yang di dalamnya terdapat banyak peristiwa agung.

Rasulullah ﷺ memerintahkan umatnya berpuasa pada hari itu mengingat keutamaannya yang sangat luar biasa. Berikut petikan Khotbah Jumat tentang Hari Asyura dilansir dari laman NU Bontang. Semoga bermanfaat untuk menambah khazanah ilmu dan keimanan kita.

Khotbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ أَمَّا بَعْدُ، عِبَادَ الرَّحْمٰنِ، فَإنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ المَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي الْقُرْآنِ العَظِيْمِ: إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبابِ


Maasyiral Muslimin rahimakumullah!
Saat ini kita tengah berada dalam bulan Muharam . Satu di antara empat bulan yang memiliki status khusus. Al-Qur'an menyebutnya dengan arba'atun hurum. Yakni bulan yang berstatus suci atau mulia. Sebagaimana dalam firman Allah Surat at-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ


Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram."

Baca juga: Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram



Nama Muharam sendiri mengafirmasi arti dari penamaan bulan tersebut yakni bulan haram atau bulan yang dimuliakan. Tujuannya adalah untuk mengukuhkan status keharamamnya (kemuliaannya). Terjadinya pengukuhan ini menurut pendapat as-Sakhawi, beliau mengatakan bahwa orang-orang Arab di masa lalu berpandangan labil terhadap keharaman bulan ini. Terkadang dalam satu tahun mereka menghalalkannya, sedangkan di tahun yang lain mereka mengharamkannya (memuliakannya). Maka dengan nama yang memiliki arti sama dengan statusnya memberikan ikatan kuat pada status bulan Muharram.

Maasyiral Muslimin rahimakumullah!
Bulan Muharram dalam tradisi Jawa kerap disebut sebagai bulan Syuro, yang tak lain penamaannya adalah mengambil dari hari ke sepuluh bulan Muharam yaitu Asyuro. Lantas ada apa dengan hari Asyuro ? Asyuro yang dikenal sebagai hari dengan beberapa bentuk amalan tertentu didalamnya memiliki banyak jejak sejarah.

Di antaranya adalah momentum dimana Allah subhanahu wa ta'ala menyelamatkan Nabiyullah Ibrahim 'alaihissalam dari kobaran api, Allah mengeluarkan Nabiyullah Yusuf dari penjara, Allah mengeluarkan Nabiyullah Yunus dari perut ikan dan Allah mendaratkan Nabiyullah Nuh dari perahu dengan selamat. Itulah beberapa peristiwa spesial yang pernah terjadi pada hari Asyuro. Maka tak heran jika dalam hari Asyuro banyak amaliyah-amaliyah yang dianjurkan dikerjakan didalamnya.

Dalam teks Hadis Nabi, setidaknya ada dua amaliyah yang dianjurkan untuk dikerjakan saat Asyuro. Pertama adalah anjuran untuk melakukan puasa. Ketika beberapa waktu Nabi ﷺ tinggal di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi melaksanakan puasa Asyuro. Mereka ditanya perihal apa yang dilakukan. Orang-orang Yahudi menjawab, "Hari ini Allah memenangkan Musa dan Bani Israil atas Fir'aun dan kami berpuasa sebagai bentuk penghormatan," maka kemudian Baginda Nabi bersabda, "Kami lebih berhak terhadap Musa dari pada kalian. Kemduan Nabi memerintahkan umatnya berpuasa Asyuro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Rekomendasi
Benarkah Struktur Aneh...
Benarkah Struktur Aneh di Bawah Laut Jepang Piramida? Berikut Keganjilannya
Temuan Fosil Kaki di...
Temuan Fosil Kaki di Afrika Menulis Ulang Kisah Asal-usul Dinosaurus
Suara Bawah Air Terkeras...
Suara Bawah Air Terkeras Terdengar dari Lokasi Paling Terpencil di Bumi
Artikel Terkini
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
8 Olahraga yang Pernah...
8 Olahraga yang Pernah Dilakukan Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved