Kisah Khalifah Abu Ja'far Al-Mansur Membasmi Pemberontakan Kaum Syiah
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 19:00 WIB
Khalifah al-Mansur berusaha menangkap Muhammad bin Abdullah karena menantang kekuasaan Daulah Abbasiyah. Ilustrasi: AI
Abu Ja’far Al-Mansur menjadi khalifah Abbasiyah pada 754-775 Ma atau 137-159 H. Pemerintahan Daulah Abbasiyah berkembang dimulai dari dirinya.
Dalam Teks Books, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jilid 1 (Ujung Pandang: IAIN Alaudin, 1981-1982), disebutkan Al-Mansur diangkat menjadi khalifah setelah saudaranya Abu Abbas al-Safah meninggal dunia pada tahun 136 / 754 M.
Beliau dikenal sebagai seorang yang gagah perkasa, keras hati, kuat keimanan, bijaksana, cerdas, pemberani, teliti, disiplin, kuat beribadah dan sederhana.
Pada masa kekhalifahan Abu Ja’far Al-Mansur tak sepi dari pemberontakan. Salah satunya adalah pemberontakan kaum Syiah .
Baca juga: Kisah Khalifah Abu Ja’far Al-Mansur Mengeksekusi Abu Muslim di Istana
Syamruddin Nasution dalam bukunya berjudul "Sejarah Peradaban Islam" mengatakan ketika propaganda untuk menjatuhkan Daulah Umayyah dilancarkan, golongan Syiah ikut serta di dalamnya.
Karena perjuangan mereka untuk membela keluarga Nabi, karena itu dianggap cukup tepat memperoleh peluang untuk mendapat kekuasaan.
Berdasarkan hal itu, mereka beranggapan lebih pantas menjabat khalifah itu dibandingkan dengan Bani Abbas. Itulah sebabnya golongan Syiah di bawah pimpinan Muhammad bin Abdullah mengadakan pemberontakan pada masa al-Mansur.
Khalifah al-Mansur berusaha menangkap Muhammad bin Abdullah karena menantang kekuasaan Daulah Abbasiyah. Akan tetapi selalu gagal.
Pada akhirnya 15 orang keluarga Syiah di Irak ditangkap dan dipenjarakan khalifah.
Kematian mereka membangkitkan kemarahan Muhammad bin Abdullah. Dia pun menggerakkan pemberotakan di tanah Hijaz bersama 30.000 pasukan di bawah pimpinan saudaranya Ibrahim bin Abdullah. Mereka menuju Basrah.
Pasukan al-Mansur segera menyusul pasukan mereka itu. Dalam pertempuran itu Ibrahim gugur dan pasukannya porak poranda. Muhammad bin Abdullah segera pula menyusul dengan pasukan yang lebih besar, akan tetapi ia pun tewas dan pasukannya hancur.
Baca juga: Kisah Khalifah Al-Manshur, Tumpas Pemberontakan Keturunan Ali Bin Abu Thalib
Dalam Teks Books, Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jilid 1 (Ujung Pandang: IAIN Alaudin, 1981-1982), disebutkan Al-Mansur diangkat menjadi khalifah setelah saudaranya Abu Abbas al-Safah meninggal dunia pada tahun 136 / 754 M.
Beliau dikenal sebagai seorang yang gagah perkasa, keras hati, kuat keimanan, bijaksana, cerdas, pemberani, teliti, disiplin, kuat beribadah dan sederhana.
Pada masa kekhalifahan Abu Ja’far Al-Mansur tak sepi dari pemberontakan. Salah satunya adalah pemberontakan kaum Syiah .
Baca juga: Kisah Khalifah Abu Ja’far Al-Mansur Mengeksekusi Abu Muslim di Istana
Syamruddin Nasution dalam bukunya berjudul "Sejarah Peradaban Islam" mengatakan ketika propaganda untuk menjatuhkan Daulah Umayyah dilancarkan, golongan Syiah ikut serta di dalamnya.
Karena perjuangan mereka untuk membela keluarga Nabi, karena itu dianggap cukup tepat memperoleh peluang untuk mendapat kekuasaan.
Berdasarkan hal itu, mereka beranggapan lebih pantas menjabat khalifah itu dibandingkan dengan Bani Abbas. Itulah sebabnya golongan Syiah di bawah pimpinan Muhammad bin Abdullah mengadakan pemberontakan pada masa al-Mansur.
Khalifah al-Mansur berusaha menangkap Muhammad bin Abdullah karena menantang kekuasaan Daulah Abbasiyah. Akan tetapi selalu gagal.
Pada akhirnya 15 orang keluarga Syiah di Irak ditangkap dan dipenjarakan khalifah.
Kematian mereka membangkitkan kemarahan Muhammad bin Abdullah. Dia pun menggerakkan pemberotakan di tanah Hijaz bersama 30.000 pasukan di bawah pimpinan saudaranya Ibrahim bin Abdullah. Mereka menuju Basrah.
Pasukan al-Mansur segera menyusul pasukan mereka itu. Dalam pertempuran itu Ibrahim gugur dan pasukannya porak poranda. Muhammad bin Abdullah segera pula menyusul dengan pasukan yang lebih besar, akan tetapi ia pun tewas dan pasukannya hancur.
Baca juga: Kisah Khalifah Al-Manshur, Tumpas Pemberontakan Keturunan Ali Bin Abu Thalib
Lihat Juga :