Kisah Rasulullah SAW Terkena Sihir Orang Yahudi: Semula Dikira Sakit Biasa
Senin, 18 November 2024 - 05:15 WIB
Kemudian beliau memerintahkan seseorang membawanya (barang yang di pakai untuk menyihir) lalu menguburnya”. (HR Muslim 2189/43)
Para ulama berbeda-beda pendapat, adapun menurut Ibnu Al-Qashar dalam sebuah buku karyanya Syeikh Mutawalli mengatakan bahwa sihir yang menimpa Rasulullah SAW hanyalah bagian dari penyakit. Pendapat ini didukung oleh pernyataan beliau sendiri pada akhir cerita dalam hadis tersebut.
Beliau mengatakan, “Allah telah memberikan kesembuhan pada diriku.”
Pendapat ini juga didukung sebuah riwayat dari umaroh dari Sayidah Aisyah ra sebagaimana yang disebutkan oleh al-Baihaqi dalam kitab ad-Dalaail. Dia mengatakan, “maka beliau jadi bingung dan tidak mengetahui apa yang menyebabkannya sakit.”
Ibnu Qayyim berpendapat bahwa, ”pada awalnya, Rasulullah SAW mengalami sakit. Beliau merasakan sakit pada bagian kepala dan perut, hingga sifat dan wataknya berubah, dalam keadaan seperti ini, beliau merasa bahwa cantuk adalah pengobatan yang cocok untuk penyakit ini. Ketika Allah SWT mengatakan bahwa penyakit beliau adalah akibat sihir, beliau mengubah cara pengobatannya yaitu mengeluarkan sihir tersebut dengan selalu berdoa kepada Allah SWT”.
Terkadang sihir terjadi akibat pengaruh dan kekuatan roh jahat atau pun karena berinteraksi dengan kondisi alam. Keduanya termasuk sihir yang berbahaya dan penggunaan cantuk untuk kedua jenis sihir ini sangatlah bermanfaat.
"Ini karena ketika terjadi percampuran yang tidak sehat dan menyebabkan sakit pada tubuh kita, maka sangatlah bermanfaat bila kita mengeluarkan sel-sel darah yang kotor dari tubuh kita," ujar Syeikh Mutawalli Sya’rawi dalam buku berjudul "Bahaya Cara Mencegah Dan Mengobatinya".
Baca juga: Begini Cara Pencegahan dari Sihir dan Ilmu Hitam yang Diajarkan Rasulullah SAW
Para ulama berbeda-beda pendapat, adapun menurut Ibnu Al-Qashar dalam sebuah buku karyanya Syeikh Mutawalli mengatakan bahwa sihir yang menimpa Rasulullah SAW hanyalah bagian dari penyakit. Pendapat ini didukung oleh pernyataan beliau sendiri pada akhir cerita dalam hadis tersebut.
Beliau mengatakan, “Allah telah memberikan kesembuhan pada diriku.”
Pendapat ini juga didukung sebuah riwayat dari umaroh dari Sayidah Aisyah ra sebagaimana yang disebutkan oleh al-Baihaqi dalam kitab ad-Dalaail. Dia mengatakan, “maka beliau jadi bingung dan tidak mengetahui apa yang menyebabkannya sakit.”
Ibnu Qayyim berpendapat bahwa, ”pada awalnya, Rasulullah SAW mengalami sakit. Beliau merasakan sakit pada bagian kepala dan perut, hingga sifat dan wataknya berubah, dalam keadaan seperti ini, beliau merasa bahwa cantuk adalah pengobatan yang cocok untuk penyakit ini. Ketika Allah SWT mengatakan bahwa penyakit beliau adalah akibat sihir, beliau mengubah cara pengobatannya yaitu mengeluarkan sihir tersebut dengan selalu berdoa kepada Allah SWT”.
Terkadang sihir terjadi akibat pengaruh dan kekuatan roh jahat atau pun karena berinteraksi dengan kondisi alam. Keduanya termasuk sihir yang berbahaya dan penggunaan cantuk untuk kedua jenis sihir ini sangatlah bermanfaat.
"Ini karena ketika terjadi percampuran yang tidak sehat dan menyebabkan sakit pada tubuh kita, maka sangatlah bermanfaat bila kita mengeluarkan sel-sel darah yang kotor dari tubuh kita," ujar Syeikh Mutawalli Sya’rawi dalam buku berjudul "Bahaya Cara Mencegah Dan Mengobatinya".
Baca juga: Begini Cara Pencegahan dari Sihir dan Ilmu Hitam yang Diajarkan Rasulullah SAW
(mhy)
Lihat Juga :