Sejarah Singkat Kakbah : Pusat Agama dan Budaya yang Konstruksinya Diciptakan Nabi Adam as

Jum'at, 07 Februari 2025 - 09:14 WIB
Ibnu Hajar Al Asqalani dan Imam A Suyuthi dalam buku "Isra' Mi'raj" menjelaskan bahwa Imam Bukhari juga meriwayatkan melalui jalur sanad Sa'id ibn Abu Arubah bahwa Rasulullah menceritakan Baitul Ma'mur adalah masjid yang berada di langit, sejajar dengan Kakbah. Jika di Kakbah, ada orang-orang yang bersujud menghadap ke arahnya maka di langit ada tujuh puluh ribu malaikat memasuki Baitul Ma'mur setiap harinya dan bersujud pula.

Jika mereka telah keluar dari Baitul Ma'mur maka mereka tidak akan kembali lagi ke Baitul Ma'mur. Ini menjelaskan jumlah malaikat tidak terhitung. Dan setiap hari ada 70 ribu malaikat yang baru tercipta.

Pusat Agama dan Budaya

Kakbah terletak di wilayah Hijaz yang sekarang menjadi Arab Saudi. Sejak dulu kala, jauh sebelum Islam datang, Makkah telah menjadi pusat agama dan budaya bagi masyarakat Arab.

Sebelum kelahiran Nabi Muhammad pada abad keenam Masehi, Makkah dan struktur kubus kuno, yang dikenal sebagai Kakbah, adalah tempat ziarah bagi suku Badui.

Kala itu, Kakbah menyimpan berhala yang mewakili sejumlah dewa, merupakan bagian dari tradisi pagan politeistik. Nabi Muhammad SAW percaya ini adalah pelanggaran terhadap iman monoteistik asli yang didirikan oleh Nabi Ibrahim .

Baca juga: Apakah dalam Kakbah Ada Berhala? Begini Sejarahnya
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!