Bagaimana Nabi Muhammad SAW Mempersiapkan Ramadan? Simak Ya!

Minggu, 16 Februari 2025 - 05:15 WIB

1. Menjalankan puasa selama Syaban

Dalam banyak kisah, disebutkan Nabi Muhammad sering berpuasa di bulan Syaban. Dari Usamah bin Zaid berkata, ia pernah berkata kepada Rasul, “Wahai Rasulullah, saya tidak melihat Anda berpuasa pada bulan apa pun sebanyak Syaban.”

Nabi pun menjawab, "Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai, yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan."

Hal yang sama juga disampaikan oleh istri Nabi, Siti Aisyah: "Bulan yang paling disukai Rasulullah untuk berpuasa adalah Sya’ban; memang, dia biasa menggabungkannya dengan Ramadan." (Sunan Al-Nisai, Sahih Riwayat serupa juga tercatat dalam Sunan Abi Dawud).

2. Berdoa Memohon Berkah

Setiap kali Nabi melihat bulan sabit, yang menandakan dimulainya bulan baru termasuk Ramadan, Rasulullah akan membacakan doa khusus. Thalhah bin Ubaidullah melaporkan:

Saat melihat bulan baru (bulan lunar), Nabi biasa berdoa: “Ya Allah, pertemukan bulan Ramadan yang telah mendatangi kami dalam keadaan aman dan beriman, dalam keadaan selamat dan Islam. Wahai bulan sabit! Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Dan sungguh engkau adalah bulan yang baik dan telah memberi petunjuk kepada kami”. (Jami` Al-Tirmidzi).

3. Mendorong Umat Melakukan Perbuatan Baik

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Telah datang kepada kalian Ramadan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi." (Sunan Al-Nisa’i).

Dari tiga hal di atas, bisa terlihat bagaimana Nabi Muhammad menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah selama Ramadan, sebelum benar-benar tiba. Rasul mencoba memberikan motivasi, salah satunya dengan menyebutkan pahala yang didapat bila berbuat baik selama bulan itu. Wallahu A'lam

Baca juga: Kapan Awal Puasa Ramadan 2025? Cek Jadwalnya di Sini
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!