Apakah Sah Puasa Orang yang Sudah Mumayyiz?

Selasa, 04 Maret 2025 - 15:13 WIB
Artinya, “Salah satu syarat wajib puasa adalah baligh maka tidak wajib atas anak kecil. Kemudian jika ia sudah mumayyiz maka puasanya sah, jika belum mumayyiz maka tidak sah” (Ibrahim Al-Bajuri, Hasyiyatul Bajuri, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 2017], jilid I, halaman 551).

Adapun tentang kesunahan puasa Ramadan bagi anak kecil dijelaskan dalam kitab Al-Muhaddzab:

قال أبو إسحاق : يلزمه أن ينوي صوم فرض رمضان ، لأن صوم رمضان قد يكون نفلا في حق الصبي فافتقر إلى نية الفرض ليتميز عن صوم الصبي


Artinya, “Abu Ishaq pendapat, wajib berniat puasa fardhu Ramadhan, karena kadang-kadang puasa Ramadhan menjadi sunah yaitu bagi anak kecil. Niat fardhu ini sebagai pembeda dengan puasa anak kecil yang hukumnya sunah.” (Abu Ishaq As-Syirazi, Al-Muhaddzab, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 2016], jilid I, halaman 332).

Dari penjelasan di atas dapat dipahami, hukum puasa bagi anak kecil yang sudah tamyiz atau mumayyiz adalah sah dan disunahkan, sedangkan anak yang belum tamyiz puasanya tidak sah.

Apakah anak kecil yang berpuasa mendapatkan pahala? Menjawab pertanyaan ini, Sayyid Abdullah bin Alawi Al-Haddad menjelaskannya dalam kitab Sabilul Idzkar:

وأعمال الطفل من الطاعات التي تكون قبل البلوغ في صحائف أبويه من المسلمين ومهما أحسنا في تربيته والقيام عليه كما ينبغي فالمرجو من فضل الله أن لا يخيبهما من ثواب أعماله الصالحة وطاعاته بعد البلوغ بل المرجو من فضل الله أن يكون لهما مثل ثوابه


Artinya, “Amal kebaikan yang dilakukan oleh anak kecil sebelum baligh akan dicatat dalam buku amalan orang tuanya yang Islam. Bila keduanya mendidiknya dan merawatnya dengan baik, maka ada harapan dari karunia Allah Allah tidak akan menghalangi keduanya mendapatkan pahala amal saleh anaknya setelah ia dewasa, bahkan mendapatkan pahala yang sama seperti pahalanya.” (Abdullah bin Alawi Al-Haddad, Sabilul Idzkar wal I’tibar, [Beirut, Darul Kitab Al-Ilmiyah: 2015], halaman 224).

Kesimpulannya, anak kecil yang belum baligh tidak diwajibkan puasa, tapi orang tua wajib memerintahkan ketika berumur 7 tahun. Jika sudah tamyiz dan mumayyiz, yaitu keadaan anak sudah bisa makan, minum, dan bercebok sendiri, maka puasanya sah dan disunahkan. Jika belum tamyiz maka puasanya tidak sah. Adapun pahala puasanya akan tertulis di catatan amal orang tuanya. Wallahu A'lam

Baca juga: 5 Tips Melatih Anak Berpuasa Ramadan Sejak Dini
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!