10 Cara Mengajarkan Anak Puasa sejak Dini

Senin, 10 Maret 2025 - 15:37 WIB
Baca juga: Tips Melatih Anak agar Mudah Berpuasa

4. Siapkan makanan yang 'kaya' dan sehat

Siapkan makanan yang “kaya” dan sehat, baik sahur maupun berbuka. Kaya yang dimaksudkan disini adalah kepada nutrisi-nutrisi dalam makanan. Misalnya komposisi antara karbohidrat, protein, dan lemak harus seimbang. Dengan kecukupan gizi disini, nutrisi anak dapat terpenuhi dan kuat menjalankan puasa.

5. Tidurkan anak lebih awal agar mau bangun sahur

Tidurkan lebih awal pada malam sebelumnya, sembari ingatkan, ”Besok insyaallah kita semua akan bangun makan sahur.” Bangunkan anak secara perlahan dan lembut. Bila perlu, gendong dia hingga ke tempat makan. Jangan jemu membujuknya untuk makan sahur.

6. Ajarkan untuk menahan keinginan dan ingatkan bahwa Allah Maha Melihat

Godaan anak pasti ketika ia menginginkan makanan atau minuman yang disukainya. Ingatkan dengan lembut, bahwa puasa harus pandai menahan keinginan itu. "Ingat lho, Dek. Allah Maha Melihat, kalo lagi puasa tidak boleh makan sesuka hati ya sayang".

7. Jangan berikan kompensasi berlebihan

Puasa hanya menggeser waktu makan di hari-hari biasa. Dimana sarapannya itu dipagikan menjadi sahur; sementara makan siangnya disorekan menjadi berbuka; dan makan makan malamnya digeser menjadi setelah tarawih. Jadi jangan sampai ada kiat “balas dendam” atau penggandaan porsi makan ketika sahur, sebab hal itu sangat tidak disarankan.

8. Buatkan jadwal atau rutinitas yang sehat

Aktivitas puasa juga semestinya diselingi atau diisi dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat, seperti mengaji bersama, pergi ke masjid bersama, merancang menu buka dan sahur bersama, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut akan dapat menyenangkan anak-anak sekaligus memotivasi mereka.

9.Hindari aktivitas fisik berlebihan

Anak-anak yang memiliki aktivitas fisik banyak sebaiknya dikurangi, seperti lari-larian dan lain sebagainya. Hal ini guna menghindari anak-anak untuk cepat kelelahan atau yang lebih parah lagi mengalami dehidrasi. Sebagai gantinya, aktivitas dapat diganti dengan kegiatan mengaji bersama, mewarnai bersama, dan lain sebagainya.

10. Berikan reward yang cukup

Reward yang cukup contohnya seperti memberi sticker untuk menandakan keberhasilannya, memberi makanan yang dia sukai, dan lain sebagainya. Kemudian reward diberikan juga tidak berlebihan, nanti jika berhasil berpuasa 1 bulan lalu diberikan suatu hal tertentu itu juga tidak perlu. (jadi) cukup reward yang menyenangkan untuk anak saja, sesuai dengan kebutuhannya, seperti ingin makan apa, dan lainnya.

Baca juga: 10 Amalan Sunnah Ramadan yang Sayang Dilewatkan
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!