4 Nabi yang Diyakini Masih Hidup sampai Sekarang, Siapa Saja?

Sabtu, 19 April 2025 - 05:15 WIB
Ada 4 nabi yang diyakini tidak mengalami kematian seperti pada umumnya, melainkan diangkat oleh Allah ke tempat yang tinggi atau tetap hidup di bumi dengan cara yang tidak diketahui manusia. Foto ilustrasi/youtube
Empat nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarang menarik diketahui. Umat Muslim bisa menyimaknya untuk menambah wawasan sekaligus memperkuat keimanan terhadap kekuasan Allah SWT.

Pada ajaran Islam, para nabi merupakan sosok yang diutus Allah SWT untuk menyampaikan wahyu dan membimbing umat manusia menuju jalan kebenaran. Sebagian besar dari mereka telah wafat, namun ada beberapa yang dipercaya masih hidup hingga saat ini.

Para nabi itu diyakini tidak mengalami kematian seperti pada umumnya, melainkan diangkat oleh Allah ke tempat yang tinggi atau tetap hidup di bumi dengan cara yang tidak diketahui manusia. Lalu, siapa saja mereka?

Nabi yang Masih Hidup sampai Sekarang

1. Nabi Isa AS

Nabi Isa Alaihissalam merupakan salah satu nabi yang dipercaya masih hidup sampai sekarang. Pada ajaran Islam, Nabi Isa diyakini telah diangkat oleh Allah ke surga saat diburu oleh orang-orang kafir pada zamannya.

Adapun sosok yang disalib oleh orang-orang kafir kala itu adalah Yudas Iskariot, murid Nabi Isa yang berkhianat. Allah dengan kuasanya menyerupakan Yudas dengan wajah Nabi Isa, sehingga ia yang berakhir disalib.

Berakar dari kisah tersebut, Nabi Isa kemudian dipercaya masih hidup. Kelak, Nabi Isa akan turun kembali ke bumi menjelang hari kiamat untuk mengalahkan Dajjal.

Kisah Nabi Isa sebagaimana dijelaskan di atas juga tertera dalam Al-Qur'an Surat An Nisa ayat 157 dan 158. Berikut terjemahannya:

"(Kami menghukum pula mereka) karena ucapan mereka, "Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih, Isa putra Maryam, Rasul Allah," padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang menurut mereka menyerupai (Isa). Sesungguhnya mereka yang berselisih pendapat tentangnya (pembunuhan Isa), selalu dalam keragu-raguan terhadapnya. Mereka benar-benar tidak mengetahui (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), kecuali mengikuti persangkaan belaka. (Jadi,) mereka tidak yakin telah membunuhnya." (QS An Nisa: 157)

“Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS An Nisa: 158).

Baca juga: Meneladani Sifat Pemaaf Para Kekasih Allah SWT
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!