Apa yang Dimaksud dengan Haji Akbar? Ini Penjelasan Mudahnya
Selasa, 22 April 2025 - 05:15 WIB
Haji akbar merupakan istilah untuk menyebut pelaksanaan ibadah haji yang wukufnya di Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Foto ilustrasi/ist
Apa yang dimaksud dengan haji akbar ? Pertanyaan ini banyak muncul di kalangan umat Muslim, terutama ketika musim haji tiba.
Istilah “Haji Akbar” kerap menimbulkan rasa penasaran, karena terdengar seolah-olah lebih istimewa dibandingkan ibadah haji pada umumnya. Padahal, secara prinsip, haji akbar ini bukanlah jenis ibadah haji yang berbeda.
Lalu, apa sebenarnya haji akbar itu? Simak informasinya berikut ini untuk mengenalnya lebih jauh.
Sejalan dengan hal tersebut, pelaksanaan haji dianggap istimewa apabila prosesi wukufnya berlangsung di hari Jumat. Kondisi ini yang kemudian memunculkan istilah ‘Haji Akbar’.
Namun, pengertian haji akbar masih kerap menimbulkan perdebatan di antara beberapa ulama. Alasannya karena ada yang menyebut haji akbar bertepatan dengan hari Arafah (9 Zulhijah), lalu terdapat pula yang percaya haji akbar bertepatan dengan hari Idul Adha (10 Zulhijah).
Baca juga: Hari Haji Akbar, Benarkah Bila Wukufnya Hari Jumat?
Kabar baiknya, di tahun 2025 ini merupakan tahun haji akbar. Hal ini disampaikan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat memberikan materi pada Bimbingan Ibadah Haji Nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (19/04).
"Bersyukurlah Bapak Ibu sekalian, insya Allah tahun ini adalah haji akbar. Puncak haji kita pada tanggal 6 Juni 2025. Kita lebarannya sama, puasanya sama, kemudian juga haji akbarnya juga sama," ucapnya, seperti dikutip dari laman Kemenag RI, Senin (21/4)
Istilah “Haji Akbar” kerap menimbulkan rasa penasaran, karena terdengar seolah-olah lebih istimewa dibandingkan ibadah haji pada umumnya. Padahal, secara prinsip, haji akbar ini bukanlah jenis ibadah haji yang berbeda.
Lalu, apa sebenarnya haji akbar itu? Simak informasinya berikut ini untuk mengenalnya lebih jauh.
Apa yang Dimaksud dengan Haji Akbar?
Haji akbar merupakan istilah untuk menyebut pelaksanaan ibadah haji yang wukuf -nya di Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Sebagaimana diketahui, dalam Islam hari Jumat memiliki keistimewaan sebagai "sayyidul ayyam" atau penghulu segala hari.Sejalan dengan hal tersebut, pelaksanaan haji dianggap istimewa apabila prosesi wukufnya berlangsung di hari Jumat. Kondisi ini yang kemudian memunculkan istilah ‘Haji Akbar’.
Namun, pengertian haji akbar masih kerap menimbulkan perdebatan di antara beberapa ulama. Alasannya karena ada yang menyebut haji akbar bertepatan dengan hari Arafah (9 Zulhijah), lalu terdapat pula yang percaya haji akbar bertepatan dengan hari Idul Adha (10 Zulhijah).
Baca juga: Hari Haji Akbar, Benarkah Bila Wukufnya Hari Jumat?
Kabar baiknya, di tahun 2025 ini merupakan tahun haji akbar. Hal ini disampaikan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat memberikan materi pada Bimbingan Ibadah Haji Nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Sabtu (19/04).
"Bersyukurlah Bapak Ibu sekalian, insya Allah tahun ini adalah haji akbar. Puncak haji kita pada tanggal 6 Juni 2025. Kita lebarannya sama, puasanya sama, kemudian juga haji akbarnya juga sama," ucapnya, seperti dikutip dari laman Kemenag RI, Senin (21/4)
Perbedaan Haji Akbar dan Keutamaannya
Secara rukun dan tata cara, Haji Akbar dan haji biasa sebenarnya tidak memiliki perbedaan. Keduanya menjalankan ibadah dan proses haji yang sama, terkecuali memang waktu wukuf di Arahan yang tiba pada hari Jumat.Lihat Juga :