6 Kunci untuk Lebih Dekat dengan Allah, Apa Saja?

Sabtu, 26 April 2025 - 05:15 WIB
Pernahkah Anda melihat seseorang yang malas bekerja, namun ia mendapat promosi jabatan yang menurut Anda seharusnya diberikan kepada orang lain, atau bahkan kepada diri Anda sendiri? Jika demikian, berhati-hatilah, karena ini bisa menjadi indikator kesombongan, dengan menganggap bahwa Anda lebih pantas daripada orang lain. Ia mungkin telah mencapai tujuan yang tidak Anda sadari.

Baca juga: Al-Qur'an Menganjurkan Pembaruan, Begini Penjelasan Quraish Shihab

Jika Anda memiliki kebiasaan berpikir seperti ini, itu bisa menunjukkan bahwa Anda kehilangan kepercayaan kepada Allah dan kebijaksanaan serta kasih sayang-Nya yang tak terbatas, entah Anda menyadarinya atau tidak. Terkadang Dia berbelas kasih kepada kita dengan tidak memberi kita hal-hal tertentu.

"...Mungkin saja kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan mungkin saja kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui". ( QS Al Baqarah:216)

Saat kita menghadapi kehidupan yang bebas masalah dan mendapatkan semua yang kita inginkan, kita harus benar-benar mengevaluasi diri untuk memastikan bahwa kita tidak mencari dunia alih-alih akhirat.

Mungkin orang lain tampak menjalani kehidupan yang hebat dengan banyak hal baik, tetapi mungkin itu bagian dari rencana Allah agar mereka menghabiskan pahala mereka di dunia dan bukan di akhirat. Kapan Anda lebih suka mendapatkan pahala Anda?

Kesombongan tentang hidup, harta benda, bakat, hadiah, dll. dapat dengan mudah menuntun seseorang pada kejahatan yang terselubung. Selalu ingat bahwa apa pun dan semua hal yang kita miliki adalah hadiah dari Allah, dan semua yang tidak kita miliki mungkin merupakan berkah terselubung, dan kita tidak dapat memahaminya. Allah adalah ahli perencanaan.

Ucapkan, "Alhamdulillah" untuk segalanya.

3. Jalani dengan Ikhlas

Allah mendengar doa-doa kita, dan Dia akan menanggapinya. Akan tetapi, Dia akan mengabulkan doa di saat yang tepat, karena Dia Maha Mengetahui segala sesuatu, dan Dia tidak akan mengabulkannya semenit sebelumnya atau semenit setelahnya. Waktu-Nya tepat.

Kita harus menjaga keikhlasan dalam segala hal, terutama dalam salat. Ketahuilah bahwa salat merupakan cara wajib yang diperintahkan Allah untuk beribadah kepada-Nya. Jika kita salat hanya untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa kita salat, atau salat tanpa memperhatikan apa yang kita ucapkan dalam salat, maka kita tidak menaruh keikhlasan dalam salat.

Bagaimana cara memastikan bahwa salat kita ikhlas?

Anda harus membuat niat (niyah) untuk menjernihkan pikiran dari kesombongan, dan berusaha untuk fokus dalam salat. Kiat untuk menjaga keikhlasan dalam salat adalah dengan shalat seolah-olah shalat tersebut adalah salat terakhir sebelum ajal menjemput. Kita harus shalat seakan-akan shalat tersebut adalah salat terakhir, karena kita tidak pernah tahu apakah kita masih hidup untuk melihat salat berikutnya.

4. Jangan Putus Asa

Berusahalah untuk melakukan segala sesuatu dengan kemampuan terbaikmu, sehingga Anda dapat merasa yakin bahwa jika gagal dalam sesuatu, atau tidak mencapai tujuan, itu adalah karena qadar (kehendak ilahi) Allah bahwa kejadian yang terjadi bukan hanya karena kita kurang berusaha. Menerima qadar Allah sangat penting dalam menumbuhkan hubungan yang lebih dekat dengan-Nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!