Kepulangan Jemaah Haji, Tim Medis Standby Siang Malam di Bandara Jeddah dan Madinah

Sabtu, 14 Juni 2025 - 14:12 WIB
Layanan kesehatan yang diberikan mencakup pemantauan kondisi jemaah sebelum keberangkatan guna memastikan mereka dalam kondisi layak terbang, terutama bagi lansia atau mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Tim juga menangani kasus-kasus kegawatdaruratan dengan memberikan pertolongan pertama serta merujuk pasien ke fasilitas kesehatan melalui layanan ambulans.

Selain itu, tersedia konsultasi dan edukasi kesehatan untuk membantu jemaah menjaga kondisi tubuh dan mengelola obat-obatan pribadi mereka. Obat-obatan dasar seperti untuk flu, batuk, dan mual pun disediakan sesuai kebutuhan.

Lebih jauh, tim juga berkoordinasi dengan Daker Bandara PPIH Arab Saudi dan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) untuk menangani jemaah berisiko tinggi (risti) dan kelompok rentan. Mereka juga berperan dalam program Tanazul, yaitu skema kepulangan jemaah lebih awal dari jadwal kloter asal karena pertimbangan medis atau faktor lain.

Semangat pengabdian menjadi landasan utama para petugas kesehatan dalam menjalankan tugasnya. “Kami adalah bagian dari ibadah mereka, memastikan mereka bisa menyelesaikan rukun Islam kelima ini dengan sempurna hingga kembali ke keluarga,” tambah Aulianto.

Kehadiran Tim Seksi Kesehatan Daker Bandara yang siaga 24 jam bukan sekadar memastikan layanan kesehatan saat kedatangan maupun kepulangan, tetapi juga menjaga keselamatan dan ketenangan jemaah hingga tiba di Tanah Air.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!