Bagaimana Cara Melejitkan Potensi Diri dalam Pandangan Syariat?
Selasa, 15 Juli 2025 - 11:39 WIB
Ayat-ayat ini mengandung landasan yang pertama yaitu mengenali Rabb ta’ala, Nama-Nama, Sifat-Sifat dan perbuatan-perbuatanNya. Nama-Nama Alloh yang tercantum dalam surat ini adalah ushul asma’ul husna (pokok Asma’ul Husna) yaitu: Alloh, Ar Rabb dan Ar Rahman. Makna-makna semua Nama-nama Allah intinya berpusat pada nama-nama ini.
Ustaz Abu Mushlih menjelaskan, nama Allah mengandung sifat Uluhiyah. Alloh, dialah yang berhak dipertuhankan dan diibadahi, yang berhak diesakan dalam beribadah karena berbagai macam sifat ketuhanan melekat di dalam diri-Nya, dan itu semua merupakan sifat kesempurnaan (Taisir Karimirrahman, hal. 39).
Nama Ar Rabb mengandung sifat Rububiyah. Rabbul ‘Aalamin artinya Zat yang men-tarbiyah seluruh alam. Tarbiyah Alloh kepada makhluk-Nya ada dua macam:
1.Tarbiyah ‘aammah/umum
2.Tarbiyah khaashshah/khusus
Tarbiyah umum yaitu: penciptaan seluruh makhluk, pemberian rezeki kepada mereka, pemberian petunjuk guna mencapai kemaslahatan hidup mereka selama di dunia.
Sedangkan tarbiyah khusus adalah: tarbiyahNya kepada wali-waliNya. Wali Allah adalah hamba-hambaNya yang beriman dan senantiasa bertakwa kepada-Nya.
Allah mentarbiyah mereka dengan keimanan, memberikan taufik kepada mereka untuknya, menyempurnakan iman itu bagi mereka. Alloh menyingkirkan berbagai rintangan dan penghalang yang menghalangi hubungan mereka dengan-Nya. Hakikat dari tarbiyah khusus ini adalah: tarbiyah taufik untuk bisa mencapai segala kebaikan dan terlindungi dari berbagai macam kejelekan (Taisir Karimirrahman, hal.39).
Nama Ar Rahman mengandung sifat ihsan, pemurah dan pemilik kebaikan. Ibnul Mubaarak rohimahulloh mengatakan, “Ar Rahman apabila diminta pasti memberi dan apabila tidak diminta akan murka.” Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi, “Barang siapa yang tidak meminta kepada Alloh maka Alloh murka kepadanya.” (Shahih, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ 2418, lihat Tafsir Ibnu Katsir 1/27)
Baca juga: Bacaan Asmaul Husna, Yasin, dan Tahlil Lengkap Tulisan Arab, Latin hingga Terjemahan
“Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami minta pertolongan.” (QS. Al Fatihah: 5)
Ustaz Abu Mushlih menjelaskan, nama Allah mengandung sifat Uluhiyah. Alloh, dialah yang berhak dipertuhankan dan diibadahi, yang berhak diesakan dalam beribadah karena berbagai macam sifat ketuhanan melekat di dalam diri-Nya, dan itu semua merupakan sifat kesempurnaan (Taisir Karimirrahman, hal. 39).
Nama Ar Rabb mengandung sifat Rububiyah. Rabbul ‘Aalamin artinya Zat yang men-tarbiyah seluruh alam. Tarbiyah Alloh kepada makhluk-Nya ada dua macam:
1.Tarbiyah ‘aammah/umum
2.Tarbiyah khaashshah/khusus
Tarbiyah umum yaitu: penciptaan seluruh makhluk, pemberian rezeki kepada mereka, pemberian petunjuk guna mencapai kemaslahatan hidup mereka selama di dunia.
Sedangkan tarbiyah khusus adalah: tarbiyahNya kepada wali-waliNya. Wali Allah adalah hamba-hambaNya yang beriman dan senantiasa bertakwa kepada-Nya.
Allah mentarbiyah mereka dengan keimanan, memberikan taufik kepada mereka untuknya, menyempurnakan iman itu bagi mereka. Alloh menyingkirkan berbagai rintangan dan penghalang yang menghalangi hubungan mereka dengan-Nya. Hakikat dari tarbiyah khusus ini adalah: tarbiyah taufik untuk bisa mencapai segala kebaikan dan terlindungi dari berbagai macam kejelekan (Taisir Karimirrahman, hal.39).
Nama Ar Rahman mengandung sifat ihsan, pemurah dan pemilik kebaikan. Ibnul Mubaarak rohimahulloh mengatakan, “Ar Rahman apabila diminta pasti memberi dan apabila tidak diminta akan murka.” Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi, “Barang siapa yang tidak meminta kepada Alloh maka Alloh murka kepadanya.” (Shahih, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahihul Jaami’ 2418, lihat Tafsir Ibnu Katsir 1/27)
Baca juga: Bacaan Asmaul Husna, Yasin, dan Tahlil Lengkap Tulisan Arab, Latin hingga Terjemahan
Inti Penghambaan
Firman Allah ta’ala,إيّاك نعبد و إيّاك نستعين
“Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami minta pertolongan.” (QS. Al Fatihah: 5)
Lihat Juga :