Niat Salat Gerhana Bulan Total dan Tata Caranya
Minggu, 07 September 2025 - 14:03 WIB
6. Setelah Iktidal tidak langsung sujud, namun dilanjutkan membaca Surat Al-Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.
7. Kemudian Ruku' kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya.
8. Kemudian bangkit dari Ruku' (iktidal).
9. Kemudian Sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
10. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama. Hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
11. Salam.
Setelah itu imam menyampaikan khotbah gerhana kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, dan memperbanyak sedekah.
Ushollii sunnatal Khusuufi rak'ataini Imaaman/Makmuuman Lillaahi Ta'ala.
Artinya: "Aku salat sunnah Khusuuf dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Gerhana Bulan Total Malam Ini, Muhammadiyah Imbau Masyarakat Gelar Salat Gerhana
7. Kemudian Ruku' kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya.
8. Kemudian bangkit dari Ruku' (iktidal).
9. Kemudian Sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.
10. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama. Hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.
11. Salam.
Setelah itu imam menyampaikan khotbah gerhana kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, dan memperbanyak sedekah.
Niat Salat Gerhana Bulan
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Ushollii sunnatal Khusuufi rak'ataini Imaaman/Makmuuman Lillaahi Ta'ala.
Artinya: "Aku salat sunnah Khusuuf dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Gerhana Bulan Total Malam Ini, Muhammadiyah Imbau Masyarakat Gelar Salat Gerhana
(wid)
Lihat Juga :