Apakah Tidur dalam Keadaan Duduk Membatalkan Wudhu? Ini Penjelasan Ustaz Farid
Jum'at, 11 September 2020 - 23:36 WIB
Imam Al-Baihaqi mengatakan: "Begitu juga yang dipahami oleh Abdurrahman bin Mahdi dan Imam Asy-Syafi'i (bahwa mereka dalam keadaan duduk, pen)." (As Sunan Al Kubra, 1/120)
Jadi, apabila tidurnya masih duduk dan kepala masih terkantuk-kantuk belum membatalkan wudhu sebagaimana dialami para sahabat, dan dipahami para ulama. (Baca Juga: Sunnah-sunnah Wudhu dan Dalilnya )
Wudhunya baru batal apabila sudah berbaring, sebagaimana riwayat Abu Hurairah: "Tidaklah berwudhu orang yang tidur dalam keadaan rukuk, sujud, tapi wudhu itu yang tidurnya sudah berbaring. Jika tidurnya berbaring maka dia wajib wudhu." (HR. Al-Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. No. 614)
Syeikh Sayyid Sabiq rahimahullah mengatakan tentang hal-hal pembatal wudhu :
النوم المستغرق الذي لا يبقى معه إدراك مع عدم تمكن المقعدة من الارض
Tidur yang sudah nyenyak yang tidak menyisakan adanya kesadaran, juga tidak memungkinkan posisinya duduk di bumi. (Fiqhus Sunnah, 1/52). (Baca Juga: 6 Perkara yang Membatalkan Wudhu )
Wallahu Ta'ala A'lam
Jadi, apabila tidurnya masih duduk dan kepala masih terkantuk-kantuk belum membatalkan wudhu sebagaimana dialami para sahabat, dan dipahami para ulama. (Baca Juga: Sunnah-sunnah Wudhu dan Dalilnya )
Wudhunya baru batal apabila sudah berbaring, sebagaimana riwayat Abu Hurairah: "Tidaklah berwudhu orang yang tidur dalam keadaan rukuk, sujud, tapi wudhu itu yang tidurnya sudah berbaring. Jika tidurnya berbaring maka dia wajib wudhu." (HR. Al-Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. No. 614)
Syeikh Sayyid Sabiq rahimahullah mengatakan tentang hal-hal pembatal wudhu :
النوم المستغرق الذي لا يبقى معه إدراك مع عدم تمكن المقعدة من الارض
Tidur yang sudah nyenyak yang tidak menyisakan adanya kesadaran, juga tidak memungkinkan posisinya duduk di bumi. (Fiqhus Sunnah, 1/52). (Baca Juga: 6 Perkara yang Membatalkan Wudhu )
Wallahu Ta'ala A'lam
(rhs)
Lihat Juga :