Mengenal Sunnah Rasulullah, Arti, Jenis dan Contohnya yang Penting Diketahui
Selasa, 09 Desember 2025 - 15:55 WIB
Pengertian Sunnah dalam pembahasan ini, tidak sebatas yang pernah dikerjakan atau dicontohkan Baginda Nabi Muhammad SAW saja. Foto ilustrasi/Sindonews
Mengenal Sunnah Rasulullah Shallalalahu Alaihi Wassalam penting diketahui umat Islam. Apa pengertian, jenis dan contoh Sunnah Rasul tersebut? Berikut penjelasannya
Dalam Islam ada empat sumber hukum Islam /syariat. Salah satu di antaranya adalah Sunnah Rasulullah atau Sunnah Nabi(Al-Hadis). Keempat sumber hukum Islam yang dimaksud adalah Al-Qur'an, Sunnah Nabi (Al-Hadis), Ijma' (kesepakatan ulama), dan Qiyas.
Ulasan kali ini kita akan membahas tentang pengertian Sunnah Nabi dan macam-macamnya. Berikut empat macam Sunnah Nabi yang perlu diketahui umat Islam agar tidak keliru memaknainya.
Di antaranya:
Misalnya: "Bertawassul kepada orang saleh yang telah wafat ketika berdoa kepada Allah. Diriwayatkan oleh Imam at-Thabrani dalam Kitab al-Mu'jam al Kabir dan al-Ausath pada redaksi yang sangat panjang dari Anas, bahwa ketika Fatimah binti Asad bin Hasyim (ibu Sayyidina Ali) wafat, maka Rasulullah SAW turut menggali makam untuknya dan masuk ke dalam liang lahadnya sembari merebahkan diri di dalam liang tersebut.
Baca juga: Sunnah-sunnah Rasul yang Bermanfaat untuk Kesehatan, Simak di Sini!
Beliau berdoa:
Artinya: "Allah yang menghidupkan dan mematikan. Allah Maha hidup, tidak akan mati. Ampunilah ibuku, Fatimah binti Asad, tuntunlah hujjahnya dan lapangkan kuburnya, dengan haq Nabi-Mu dan para Nabi sebelumku. Sesungguhnya Engkau Zat yang paling mengasihi." (HR at-Thabrani dan Abu Nuaim dari Anas)
Dalam Islam ada empat sumber hukum Islam /syariat. Salah satu di antaranya adalah Sunnah Rasulullah atau Sunnah Nabi(Al-Hadis). Keempat sumber hukum Islam yang dimaksud adalah Al-Qur'an, Sunnah Nabi (Al-Hadis), Ijma' (kesepakatan ulama), dan Qiyas.
Ulasan kali ini kita akan membahas tentang pengertian Sunnah Nabi dan macam-macamnya. Berikut empat macam Sunnah Nabi yang perlu diketahui umat Islam agar tidak keliru memaknainya.
Di antaranya:
1. Sunnah Fi'liyah
Yaitu berkenaan dengan perbuatan dan perilaku Nabi Muhammad SAW, meskipun beliau tidak memerintahkan atau mensabdakannya.Misalnya: "Bertawassul kepada orang saleh yang telah wafat ketika berdoa kepada Allah. Diriwayatkan oleh Imam at-Thabrani dalam Kitab al-Mu'jam al Kabir dan al-Ausath pada redaksi yang sangat panjang dari Anas, bahwa ketika Fatimah binti Asad bin Hasyim (ibu Sayyidina Ali) wafat, maka Rasulullah SAW turut menggali makam untuknya dan masuk ke dalam liang lahadnya sembari merebahkan diri di dalam liang tersebut.
Baca juga: Sunnah-sunnah Rasul yang Bermanfaat untuk Kesehatan, Simak di Sini!
Beliau berdoa:
أَللهُ الَّذِيْ يُحْيِىْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ اِغْفِرْ لِأُمِّيْ فَاطِمَةَ بِنْتِ أَسَدٍ وَلَقِّنْهَا حُجَّتَهَا وَوَسِّعْ عَلَيْهَا مَدْخَلَهَا بِحَقِّ نَبِيِّكَ وَالْأَنْبِيَاءِ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِيْ فَإِنَّكَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ رواه الطبراني وابو نعيم فى حلية الأولياء عن انس
Artinya: "Allah yang menghidupkan dan mematikan. Allah Maha hidup, tidak akan mati. Ampunilah ibuku, Fatimah binti Asad, tuntunlah hujjahnya dan lapangkan kuburnya, dengan haq Nabi-Mu dan para Nabi sebelumku. Sesungguhnya Engkau Zat yang paling mengasihi." (HR at-Thabrani dan Abu Nuaim dari Anas)
Lihat Juga :