Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini

Rabu, 31 Desember 2025 - 05:15 WIB
Secara tegas, Gus Baha juga menjelaskan bahwa dalam hisab (penghitungan) tahun itu tidak ada hubungannya dengan Masehi maupun Hijriah. Dalam penghitungan tahun itu rujukan ya berdasarkan pada Syamsiah dan Qomariah.

“Sebenarnya yang namanya hisab itu tidak ada hubungannya dengan Masehi dan Hijriah, itu tidak ada. Semua berdasar pada matahari dan rembulan,” tegasnya.

“La sialnya, yang Syamsiah ini sudah dibikin oleh bahasa internasionalnya disebut Masehiah. Makanya Sayyidina Umar marah, terus bilang, ya sudah kalau gitu Qomariyah bikin hijriah. Dan itu sebenarnya politik,” jelas Gus Baha.

Sebenarnya, kalau mau objektif, yang menjadi ukuran penanggalan ya Syamsiah dan Qomariyah. “Berhubung ini (Syamsiah) sudah diambil tetangga, akhirnya ya kira-kira begitu. Akhirnya kita namai Hijriah,” ujar kyai yang selalu tampil sederhana itu.

“Sebetulnya yang asli ya Syamsiah Qomariah. Tapi gak apa apalah. Dunia itu pasti ada politiknya,” tandasnya.

Maka disimpulkan itulah awal mula ada tahun masehi dan hijriah, yaitu pada kepemimpinan Khalifah Sayyiduna Umar.

Baca juga: Adakah Doa Khusus untuk Pergantian Tahun Masehi? Simak di Sini!

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!