Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Tentang Larangan Selingkuh
Kamis, 01 Januari 2026 - 15:47 WIB
3. Hadis Nabi Muhammad SAW
عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ يَخْلُوْنَ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللهِ، اِمْرَأَتِي خَرَجَتْ حَاجَةً وَاكْتَتَبْتُ فِي غَزْوَةِ كَذَا وَكَذَا قَالَ: اِرْجِعْ فَحَجَّ مَعَ امْرَأَتِكَ. رَوَاهُ اْلبُخَارِي وَمُسْلِمٌ
Arti: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dari Nabi Saw, beliau bersabda: ‘Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang perempuan kecuali dengan mahramnya’, maka ada seorang laki-laki berdiri lalu berkata: ‘Wahai Rasulullah, istriku mau pergi haji sementara aku tercatat harus pergi perang ini dan itu’. Maka beliau bersabda: ‘Pulanglah lalu pergilah naik haji bersama istrimu’.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
4. Hadis lain
[arabOpen[قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَلاَ لاَ يَخْلُوْنَ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ كَانَ ثَالِثُهُمَا الشَّيْطَانَ. رواه الترمذي وابن حبانArti: “Rasulullah Saw bersabda: ‘Ingatlah, janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang perempuan melainkan setan adalah pihak ketiga mereka’.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
5. Al Qur’an Surat Al Isra Ayat 32
وَلَا تَقۡرَبُوا الزِّنٰٓى اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ؕ وَسَآءَ سَبِيۡلًا
“Wa laa taqrabuz zinaaa innahuu kaana faahishatanw wa saaa'a sabiilaa”
Arti: Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.
Semua hal yang menjurus dan mengarah kepada perzinaan juga dilarang dalam syariat Islam. Hal ini termasuk tindakan perselingkuhan yang dilakukan seorang suami atau istri.
Itulah beberapa dalil larangan selingkuh dalam Islam.
Baca juga: Kasus Perselingkuhan Ramai Lagi, Begini Hukumnya dalam Islam
(wid)