Batas Waktu Salat Subuh Ini Penting Diketahui, Simak Penjelasannya!
Senin, 05 Januari 2026 - 15:40 WIB
Jadi ada dua kali fajar sebelum matahari terbit. Fajar yang pertama disebut dengan fajar kazib dan fajar yang kedua disebut dengan fajar shadiq. Selang beberapa saat setelah fajar shadiq, barulah terbit matahari yang menandakan habisnya waktu Subuh.
"Maka waktu antara fajar shadiq dan terbitnya matahari itulah yang menjadi waktu untuk salat Subuh," terang Ustaz Sarwat dilansir dari rumahfiqih.
Di dalam hadis disebutkan tentang kedua fajar ini: "Fajar itu ada dua macam. Pertama, fajar yang mengharamkan makan dan menghalalkan salat. Kedua, fajar yang mengharamkan sholat dan menghalalkan makan." (HR Ibnu Khuzaemah dan Al-Hakim).
Batas akhir waktu subuh adalah terbitnya matahari sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut ini: Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Dan waktu salat Subuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari." (HR Muslim)
Baca juga: Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
"Maka waktu antara fajar shadiq dan terbitnya matahari itulah yang menjadi waktu untuk salat Subuh," terang Ustaz Sarwat dilansir dari rumahfiqih.
Di dalam hadis disebutkan tentang kedua fajar ini: "Fajar itu ada dua macam. Pertama, fajar yang mengharamkan makan dan menghalalkan salat. Kedua, fajar yang mengharamkan sholat dan menghalalkan makan." (HR Ibnu Khuzaemah dan Al-Hakim).
Batas akhir waktu subuh adalah terbitnya matahari sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut ini: Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Dan waktu salat Subuh dari terbitnya fajar (shadiq) sampai sebelum terbitnya matahari." (HR Muslim)
Baca juga: Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
(wid)
Lihat Juga :